Pasien COVID-19 aktif di Babel bertambah jadi 68 orang

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pasien COVID-19 aktif kembali bertambah empat, sehingga total pasien terkonfirmasi virus corona yang menjalani isolasi menjadi 68 orang.

"Hari ini kasus COVID-19 bertambah empat di Bangka Tengah dan Pangkalpinang masing-masing dua kasus," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Ahad.

Ia mengatakan sebanyak 68 orang pasien COVID-19 aktif yang masih menjalani isolasi tersebar di Belitung 29, Pangkalpinang 28, Bangka Tengah 7, Bangka 4 orang pasien, sementara Bangka Barat, Bangka Selatan dan Belitung Timur tanpa pasien COVID-19.

"Pasien sembuh dari COVID-19 juga bertambah empat dan pasien meninggal nihil," ujarnya.

Baca juga: Satgas: 19,43 persen lansia di Bangka telah divaksin penguat

Baca juga: Satgas: Vaksin penguat di Bangka capai 19,91 persen

Sementara itu, kasus probable COVID-19 juga bertambah 35 dan meninggal 40 kasus tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.

"Saat ini seluruh pasien COVID-19 menjalani isolasi mandiri, sehingga tempat tidur di isolasi terpusat (isoter) masih dalam keadaan kosong pasien terpapar virus corona tersebut," katanya.

Menurut dia, meski 80 lokasi isoter dengan kapasitas 943 tempat tidur tanpa pasien COVID-19, namun pemerintah daerah tetap mensiagakan fasilitas kesehatan khusus penanganan COVID-19 ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

"Saat ini tingkat keterisian tempat tidur di isoter 0,00 persen, namun demikian kita tetap mensiagakan isoter ini untuk mengantisipasi peningkatan kasus COVID-19" ujarnya.*

Baca juga: Sebesar 80,58 persen remaja Bangka Tengah sudah divaksinasi COVID-19

Baca juga: Satgas: Bangka Belitung tanpa penambahan kasus COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel