Pasien COVID-19 di Sumbawa Dilarang Isoman di Rumah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Daerah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi melarang warganya untuk melakukan isolasi mandiri atau Isoman bagi pasien COVID-19. Langkah itu merupakan upaya menekan lonjakan kasus saat ini.

Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah mengungkapkan, langkah itu diputuskan dalam rapat bersama Kapolres Sumbawa dan Dandim 1607. Semua pasien COVID-19 harus dirawat di fasilitas kesehatan.

"Seperti puskesmas dan di 2 rumah sakit rujukan COVID-19. Tidak boleh lagi isoman di rumah masing-masing," ujarnya dikutip dari laporan tvOne, Sabtu, 17 Juli 2021.

Baca juga: Bio Farma Sudah Punya Stok 142 Juta Dosis Vaksin COVID-19

Dia mengatakan, pengimplementasian keputusan itu ditandai dengan penjemputan pasien COVID-19 yang sedang melakukan Isoman di rumah. Mereka akan dipindahkan ke fasilitas kesehatan yang telah ditetapkan.

"Dengan adanya rumah isolasi mandiri terpusat di tingkat desa dan kelurahan, akan lebih udah tim melakukan pengawasan," tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, semua biaya hidup dan obat-obatan pasien akan ditanggung oleh Pemerintah hingga dinyatakan sembuh.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel