Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Tersisa 4 Orang per 5 Juni 2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Tower 5, 6, dan 7 Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, berkurang. Data Sabtu (4/6) kemarin sebanyak 5, kini hanya 4 orang.

"Berkurang 1 orang," kata Pegawai Harian Lepas (PHL) Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Septiono Prayogo, Minggu (5/6).

Yoga, sapaan Septiono Prayogo, merinci pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Tercatat 2 di antaranya pria dan 2 wanita.

Sejak 23 Maret 2020 hingga 5 Juni 2022 pukul 08.00 WIB, pengelola RSDC Wisma Atlet Kemayoran sudah merawat 164.280 pasien Covid-19.

Sementara itu, Tower 4, 8, 9, dan 10 RSDC Wisma Atlet Pademangan masih menampung 149 orang yang menjalani karantina, dengan rincian 73 pria dan 76 wanita. Mereka merupakan WNI repatriasi hingga pelajar yang baru menyelesaikan studi di luar negeri.

Yoga menyebut, jumlah pasien karantina bertambah 60 dari data kemarin masih 99 orang. Sejak 14 Maret hingga 5 Juni 2022, RSDC Wisma Atlet Pademangan menampung 7.046 orang.

Data Covid-19 Nasional

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia hari ini, Minggu (5/6), mencapai 6.056.800. Ada peningkatan 388 kasus dari data Sabtu (4/6) kemarin hanya 6.056.412 orang.

Peningkatan kasus positif diikuti pasien sembuh dari Covid-19. Tercatat ada penambahan 204 pasien sembuh hari ini sehingga total keseluruhan menjadi 5.896.752.

Kasus kematian akibat Covid-19 juga bertambah, yakni sebanyak 5. Total kasus kematian menjadi 156.615.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus aktif Covid-19 juga mengalami peningkatan. Peningkatan mulai terjadi dalam tiga hari terakhir. Khusus hari ini, penambahannya mencapai 179 orang sehingga total kumulatif sebanyak 3.433. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel