Pasien COVID-19 jalani isolasi di Babel tersisa 92 orang

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pasien COVID-19 yang masih menjalani isolasi pada Jumat (18/11) tersisa 92 atau berkurang dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 98 orang pasien.

"Hari ini pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 12 atau lebih banyak dibanding kasus baru 9 orang," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan dengan adanya penambahan pasien sembuh dari COVID-19 tersebut, maka pasien terpapar COVID-19 aktif yang masih menjalani karantina tersisa 92 orang tersebar di Kabupaten Bangka 27, Belitung 27, Bangka Barat 12, Pangkalpinang 12, Bangka Tengah 8, Bangka Selatan 5 dan Belitung Timur 1 orang pasien.

"Hari ini tidak ada pasien COVID-19 yang meninggal, sehingga total kematian orang akibat virus corona masih tetap 1.635 orang," ujarnya.

Baca juga: Bertambah 17, pasien positif COVID-19 di Babel naik jadi 91 orang

Baca juga: Enam dari tujuh kabupaten di Babel tanpa kasus COVID-19

Menurut dia, meski dalam sepekan terakhir ini kasus orang terpapar virus corona ini kembali melandai, namun pihaknya bersama instansi terkait lainnya terus melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi booster kepada masyarakat.

"Kami bersyukur kesadaran masyarakat untuk menerapkan prokes kembali meningkat, sehingga penularan dan penyebaran virus corona ini dapat dikendalikan," katanya.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursyandi mengatakan dalam beberapa bulan terakhir jumlah kasus di daerah itu melandai dan belum pernah terjadi lonjakan kasus yang cukup signifikan seperti awal pandemi COVID-19.

"Kami berharap situasi seperti ini bisa terus dijaga masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku sehingga jumlah kasus bisa terus menurun," katanya.

Baca juga: Kemenkes: Per Kamis COVID-19 tambah 7.822 kasus terbanyak dari Jakarta

Baca juga: Satgas Bandung ajak warga antisipasi puncak XBB pada Desember 2022
Baca juga: Dinkes: Tren kasus COVID-19 di Mataram mulai turun