Pasien di RSUD Bekasi Tercecer di Jalan

·Bacaan 1 menit

VIVA - Sejumlah pasien COVID-19 di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, Bekasi, tercecer di jalan. Mereka terpaksa harus mendapat perawatan di luar.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 25 Juni 2021. Tenda darurat yang didirikan di depan IGD pun sudah penuh. Akibatnya, para pasien hanya bisa ditangani di luar.

"Tenda darurat sudah penuh di hari kedua usai didirikan. Tenda ini dibangun untuk triase," kata Direktur Utama RSUD dr Chabdullah Abdulmadjid, Kusnanto Saidi.

Kusnanto menjelaskan semua pasien yang tercecer itu masih dalam penanganan triase atau pemeriksaan dini. Sehingga, masih dalam pelacakan terkonfirmasi positif atau tidak.

"Pasien triase," katanya.

Baca juga: Ada Penumpukan Jenazah COVID di RSUD Kota Bekasi

Menurut dia, kapasitas tenda tersedia 30 tempat tidur. Namun, usai didirikan malam, pagi harinya sudah penuh. Triase sendiri dimaksudkan untuk mengurai pasien terindikasi COVID-19 atau tidak.

"Jadi ruang IGD yang sekarang sudah kita fungsikan untuk ruang rawat inap pasien COVID-19," kata Kusnanto.

Pantauan di RSUD para pasien ditangani di luar tenda. Mereka harus menjalani perawatan tanpa atap. Tim medis juga sempat kewalahan lantaran para pasien melonjak sejak Jumat pagi.

Hingga berita ini ditulis, kondisi masih berlangsung. Tenda darurat yang dibangun sudah over kapasitas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel