Pasien Kanker Sebaiknya Pakai Vaksin Moderna, Ini Kata Ahli

·Bacaan 1 menit

VIVAVaksin diketahui dapat mencegah keparahan infeksi COVID-19. Tak terkecuali bagi mereka yang memiliki penyakit lain di dalam tubuh seperti kanker.

Namun, banyak informasi salah yang beredar mengenai vaksin untuk pasien kanker. Salah satunya ada yang menyebut bila vaksin Moderna adalah vaksin yang baik untuk penyakit autoimun.

Terkait kabar yang beredar itu, Spesialis Penyakit Dalam Hematologi dan Onkologi RSCM, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FACP mengatakan bahwa itu salah. Semua vaksin bisa digunakan untuk pasien autoimun.

"Jadi itu tergantung status penyakit, terkontrol atau tidak pengobatannya, tergantung juga pada asesmen atau kajian dokter masing-masing. Jadi tidak benar hanya Moderna untuk autoimun," jelas Prof. Aru dalam webinar Hari Kanker Paru Sedunia, Kamis 26 Agustus 2021.

Di samping itu, Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, SpPD-KHOM, M.Epid, menjelaskan bahwa dalam penelitian vaksin memang tidak dilakukan pada kasus spesifik misalnya autoimun atau kanker paru. Selain itu, belum ada penelitian secara spesifik pada kanker tertentu atau autoimun sehingga tidak data yang lengkap atau sempurna yang mengatakan bahwa vaksin aman untuk penderita penyakit tertentu.

"Tidak ada yang bisa memastikan bahwa (vaksin) pasti buat kanker paru atau riset untuk kanker tertentu," kata dia.

Dokter Ikhwan pun mengutarakan hal senada dengan Prof. Aru bahwa pasien kanker atau autoimun yang ingin vaksinasi, akan dinilai oleh dokter apakah penyakitnya terkontrol dan kemungkinan efek samping bila diberikan.

"Selebihnya pasien menjadi penentu apakah mau vaksin atau tidak. Dokter memberikan rambu kira-kira aman atau tidak," lanjut dia.

Prof. Aru menambahkan bahwa pasien kanker yang menjalani kemoterapi pun bisa mendapatkan vaksin. Kecuali, pasien itu mendapatkan obat yang menurunkan kekebalan tubuhnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel