Pasien Meninggal Gara-gara Dokter Pergi Berlibur

TRIBUNNEWS.COM, MAJENE-- Kelalaian tenaga medis kembali memakan korban. Kasmawati (33), seorang guru sekolah menengah di Majene, meninggal dunia, Senin (31/12) dini hari, setelah diabaikan oleh dokter visite di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, Sulawesi Barat.

"Selama istri saya di ruang perawatan tidak sekalipun pernah dikunjungi dokter, alasan perawat ketika kami tanya hari Minggu, dokter tidak ada karena libur, katanya nanti hari Senin saja," kata Atjo Indra Dewa, suami almarhumah Kaswati, kepada Tribun, Selasa (1/1).

Keluarga mengeluh karena sejak masuk rumah sakit, Sabtu (29/12) lalu, tidak mendapat perawatan dari dokter visite. Dokter disebutkan, menikmati liburan akhir tahun di Makassar.

Kasmawati masuk di UGD rumah sakit bersubsidi pemerintah itu, setelah mengeluh sakit di bagian kepala.
Tenaga paramedis dan perawat, disebutkan tak berani mengambil keputusan, karena tidak ada dokter
Setelah sempat dirawat di UGD, Kasma dipindahkan ke bagian perawatan VIP, menurut Atjo, saat diruang perawatan itulah pasien tak pernah dikunjungi dokter.

Ia mengaku kecewa karena alasan perawat ketika itu, dokter tidak bisa datang karena hari libur.
"Soal kematian itu adalah takdir, tapi mestinya perawatan bisa lebih maksimal, pengelolaan rumah sakit perlu diperbaiki" tambah Atjo.

Belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit atas kejadian ini. Kepala RSUD Majene, Dr M Rakhmat, saat dihubungi justru tidak mengetahui kejadian tersebut, dan langsung mematikan hendphone selulernya.

"Siapa namanya? Kapan meninggal? Saya cek dulu," tuturnya, menjawab konfirmasi tribun, semalam.
Saat dihubungi kembali Tribun Timur, momor ponsel si dokter sudah tidak aktif.

Ikhsan Welly, Koordinator LSM Yanmarindo Majene, menilai masalah di RSUD Majene adalah masalah yang sudah lama dan sangat kompleks sehingga membutuhkan kebijaksanaan dari pemerintah kabupaten Majene.

Menurut Ikhsan bukan soal perawatan saja yang perlu dibenahi, soal manajemen secara umum perlu perbaikan.

"Kenapa daerah lain perawatan relatif lebih bagus dan menjadi rumah sakit rujukan warga Majene karena tingginya perhatian pemerintah kabupaten setempat, ini juga yang mesti dilakukan di Majene, pemerintah kabupaten harus turun tangan" kata Ikhsan.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.