Pasien Omicron Transmisi Lokal Tidak ke LN tapi Sempat ke SCBD

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pria 37 tahun dilaporkan menjadi kasus pertama COVID-19 varian Omicron yang terjadi akibat penularan lokal (transmisi lokal) di Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengatakan bahwa satu kasus Omicron tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, tapi sempat mengunjungi salah satu restoran di SCBD, Jakarta Selatan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi bahkan memastikan bahwa pria itu tidak juga kontak erat dengan pasien Omicron.

"Pada 6 Desember tiba di Jakarta, 17 Desember mengunjungi restoran di SCBD," kata Nadia.

Dijelaskan Nadia, yang bersangkutan tinggal di Medan. Dia beserta istri rutin ke Jakarta sebulan sekali.

Saat akan kembali ke Medan pada Minggu, 19 Desember 2021, dia melakukan tes antigen dan dinyatakan positif COVID-19. Sehari kemudian melakukan swab test PCR dengan hasil yang sama, positif terinfeksi Virus Corona.

Nadia, melanjutkan, sampelnya langsung dibawa ke laboratorium guna dilakukan pengecekan whole genome sequencing (WGS).

"Dia terkonfirmasi Omicron lewat pemeriksaan laboratorium pada 26 Desember 2021. Saat ini sedang dalam proses evakuasi isolasi di RSPI Sulianto Saroso," kata Nadia.

Nadia lalu memastikan bahwa proses pelacakan (tracing) dan testing pada kontak erat pasien tengah dilakukan. Baik keluarga dekat maupun tempat-tempat yang dia kunjungi, seperti restoran di Kawasan SCBD dan apartemen yang menjadi tempat tinggalnya selama di Jakarta.

"Dia tidak ada gejala khusus, jadi, orang ini tanpa gejala," pungkas Nadia.

Infografis 6 Cara Efektif Hadapi Potensi Penularan Covid-19 Varian Omicron

Infografis 6 Cara Efektif Hadapi Potensi Penularan Covid-19 Varian Omicron. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 6 Cara Efektif Hadapi Potensi Penularan Covid-19 Varian Omicron. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel