Pasien Positif Covid-19 Batam Terus Bertambah, Waspada Klaster Baru

Liputan6.com, Batam - Jumlah Pasien positif corona di Kota Batam bertambah lima orang. Di antaranya, pasien Covid-19 yang tertular dari WNA India.

Lima pasien baru itu diketahui setelah gugus tugas Covid-19 Batam menerima hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam.

Lima kasus baru yang ditemukan ini merupakan hasil skrining dan tracing closed contact yang terus berlangsung dari pasien terkonfirmasi positif Warga Negara India (32) dan klaster Bengkong, IKSB (35) yang telah meninggal dunia.

Saat ini lima pasien yang selurunya warga Batam itu dirawat di ruang isolasi atau karantina di beberapa rumah sakit di Batam.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan kelima pasien positif Covid-19 ini terdiri dari dua orang berasal dari klaster Warga Negara Asal (WNA) India, satu orang dari klaster Bengkong, dan dua orang lagi adalah pasien dengan riwayat baru, atau tidak ada kontak dengan pasien positif sebelumnya.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Daftar 5 Pasien Covid-19 Terbaru Batam

Pemakaman jenazah Corona Covid-19 di Desa Karangnangka, Banyumas. (Foto: Liputan6.com/Rudal Afgani)

Kelima pasien tersebut adalah, OA, usia 44 tahun, seorang wiraswasta beralamat di Sei harapan, Sekupang (kasus nomor 45). Kemudian, SK, usia 25 tahun, swasta, beralamat di kawasan perumahan Kampung Seraya, Batu Ampar sebagai pasien kasus nomor 46.

Selanjutnya, P, usia 57 tahun, wiraswasta, beralamat sementara di kawasan perumahan Tiban, Kelurahan Patam Lestari, Sekupang. Ia tercatat sebagai kasus baru Covid-19 nomor 47 Batam.

Selanjutnya pasien kasus nomor 48 adalah DVRN, usia 9 tahun, elajar, beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong.

Kemudian Pasien kasus nomor 49 merupakan remaja laki-laki berinisial JSB usia 18 tahun, mahasiswa, beralamat di kawasan perumahan Batam Centre Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota.

Sehubungan dengan kasus terbaru ini dan kasus sebelumnya yang juga terpantau masih berkembang, maka saat ini tim surveilans dan epidemiologi masih terus melacak kontak pasien dan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap semua orang yang ditengarai berkontak langsung dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 tersebut.

“Kami mengingatkan dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan saat beraktivitas,” kata Rudi.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: