Pasien RS Wisma Atlet Bertambah 315, Jadi 7.028 Orang

·Bacaan 2 menit
Tenaga kesehatan mengantarkan pasien Covid-19 ke RSD Wisma Atlet, Jakarta (30/5/2021). Berdasarkan data Penerangan Kogabwilhan mencatat hingga hari ini jumlah pasien rawat inap di Tower 4, 5, 6, dan 7 mencapai 2.013 orang atau 33 persen dari kapasitas tempat tidur. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Pasien yang terkonfirmasi positif virus Corona Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat. Beberapa orang yang terkonfirmasi positif dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Penerangan kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian merilis data perkembangan terbaru jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet. Dari data yang diterimanya pada Sabtu (26/6/2021) sampai dengan pukul 08.00 WIB terjadi penambahan pasien.

Aris menyebut, pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet di Tower 4, 5, 6, dan 7 mengalami penambahan sebanyak 315 orang.

"Jumlah pasien rawat inap bertambah 315 orang dari semula 6.713 menjadi 7.028 orang (3.584 pria, 3.444 wanita)," ujar Aris dalam keterangannya, Sabtu (26/6/2021).

Aris menyebut, secara keseluruhan, sejak dibuka pada 23 Maret 2020 hingga 26 Juni 2021 pukul 08.00 WIB, pasien yang terdaftar di RSDC Wisma Atlet sebanyak 101.333 orang. Dari 101.333 orang itu, sebanyak 94.305 pasien sudah keluar.

"Pasien keluar 94.305 orang, dengan rincian pasien rujuk ke RS lain 930 orang, pasien sembuh 93.270 orang, dan pasien meninggal 105 orang," kata Aris.

Hanya Terima Pasien Gejala Sedang dan Berat

Diberitakan, RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, kini hanya menerima pasien dengan gejala sedang hingga berat. Sebelumnya, RSD Wisma Atlet masih menampung pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

Hal ini disampaikan Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet, Minforo Sumego, dalam diskusi virtual yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Jumat (25/6/2021).

"Pasien yang diterima di Wisma Atlet itu adalah pasien-pasien dengan gejala sedang hingga berat," jelasnya.

Sementara untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG) akan diarahkan menuju Rumah Susun (Rusun) Nagrak di Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Rusun ini baru dibuka beberapa hari lalu untuk mengisolasi pasien Covid-19."Gejala sedang dan tanpa gejala kita kondisikan di Nagrak. Nagrak sudah berjalan," kata Sumego.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel