Pasien Terlama Positif COVID-19, 10 Bulan Tak Kunjung Sembuh

Toto Pribadi
·Bacaan 1 menit

VIVA – Nama wanita asal Inggris, Nic Kimberley (53 tahun) kemungkinan besar menjadi salah satu pasien terlama yang terdampak wabah virus COVID-19. Bayangkan, ia harus menjalani perawatan hingga saat ini. Total sudah 10 bulan lebih.

Nic Kimberley yang tinggal di Cheltenham, Inggris, harus menjalani perawatan intensif setelah pulang liburan dari Karibia pada libur natal tahun lalu. Kuat dugaan ia tertular saat dalam penerbangan saat ita duduk bersebelahan dengan penumpang asal China.

Sepulang liburan, kondisinya langsung menurun. Saat itu ia juga mengalami diare dan kehilangan indera perasanya. Tak hanya itu, ia mengalami radang persendian hingga muncul ruang di sekujur tubuhnya. Bahkan tak bisa berjalan.

Baca juga: Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon

Tak berapa lama setelah dilarikan ke rumah sakit, ia awalnya sempat didiagnosa terpapar virus Zika, lalu Malaria hingga Sars sebelum akhirnya dinyatakan positif COVID-19 dan harus menjalani perawatan hingga saat ini.

Timbul ruam tanda terpapar COVID-19
Timbul ruam tanda terpapar COVID-19

"Beberapa hasil tes menunjukkan hal yang sangat tidak normal namun dokter saat itu tak tahu jika itu virus Corona. Saya orang paling awal di negara ini yang tertular virus," katanya dilansir Mirror, Sabtu 24 Oktober 2020.

Yang menyedihkan, hingga 10 bulan menjalani perawatan kondisi Nic tak kunjung membaik. Bahkan saat ini ia mengalami gangguan pengelihatan dan kesulitan bernafas.

Nic sendiri sangat berharap kondisi yang menimpanya dapat menyadarkan bahwa ancaman virus ini sangat nyata. Ia berharap tak ada yang menyepelekan penyebaran virus yang pertama meledak di Wuhan China ini.