Mantap, Pasukan Braja Sakti TNI Tangkap 6 TPNPB-OPM di Batas Negara

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja meringkus enam pria yang diduga kuat anggota kelompok sparatis bersenjata OPM Papua.

Enam anggota OPM itu ditangkap prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini, Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti.

Dalam siaran resminya dilansir VIVA Militer, Rabu 28 Juli 2021, enam pria itu diketahui sebagai anggota OPM, karena memiliki kartu tanda pengenal Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Keenam anggota TPNPB-OPM ini ditangkap setelah kedapatan akan menyusup masuk ke Indonesia dari Papua Nuguni melalui jalur Arso, Kabupaten Keerom, Papua.

Wakil Komandan Satgas Pamtas RI-PNG, Mayor Infanteri Ahmad Muzani dalam keteranganya menerangkan, enam anggota TPNPB-OPM itu ditangkap prajurit TNI yang bertugas di Pos Skofro. Jadi ketika itu prajurit TNI menggelar sweeping kendaraan, dan dari salah satu mobil ditemukan keenam anggota OPM tersebut.

"Kejadian ini sudah kesekian kalinya terjadi, kami (Satgas) akan terus berusaha untuk mencegah terjadinya pelanggaran lintas batas negara, keluar masuknya barang-barang ilegal serta mempersempit ruang gerak anggota TPNPB-OPM dengan melaksanakan sweeping rutin di setiap pos-pos yang menjadi perlintasan di wilayah Keerom dan Jayapura," kata Mayor Ahmad Muzani.

Dari hasil pemeriksaan, dari tangan keenam pria itu ditemukan kartu tanda pengenal TPNPB-OPM. Dan mereka berusaha masuk ke Papua setelah mengikuti upacara 1 Juli di Markas Victoria, Distrik Bewani, Papua Nugini.

Setelah diamankan, keenam anak buah Mayor Jenderal TPNPB-OPM, Lekkagak Telenggen itu akhirnya diserahkan pasukan Braja Sakti ke pihak kepolisian untuk proses hukum lanjutan.

Ini bukan pertama kali pasukan Braja Sakti TNI meringkus anak buah Mayjen Lekkagak, pekan lalu 9 orang anggota TPNPB-OPM juga berhasil mereka amankan.

Baca: Pengakuan Mengejutkan Prajurit TNI Disuruh Bos Bar Tembak Wartawan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel