Pasukan Elit Kostrad Lakukan Infiltrasi Laut Tembus Markas Musuh

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dari satuan Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 411/Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) melakukan penyelaman infiltrasi laut untuk menembus markas musuh.

Tapi jangan salah, infiltrasi laut itu bukanlah infiltrasi sesungguhnya, melainkan bagian dari rangkaian Latihan Pemeliharaan (Lathar) Tahun 2021 pasukan tempur Kostrad. Dalam latihan itu, para prajurit Yonif Mekanis Raider 411/Kostrad melakukan infiltrasi dengan cara renang taktis dengan membawa beban perlengkapan tempur dengan jarak 1.000 meter.

Komandan Yonif Mekanif Raider 411 Kostrad, Letkol Inf Rizky Aditya menyatakan, lathar Raider 2021 itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perorangan prajurit Raider. Menurut Danyonif, setiap prajurit Raider harus memiliki kemampuan menuju ke sasaran musuh dengan tujuan seluruh daerah musuh dapat dikuasai dengan cara PKP ataupun berenang secara taktis dengan membawa perlengkapan tempur.

“Tujuannya untuk melatih para prajurit sebelum dihadapkan dengan medan tugas yang penuh dengan resiko yang tinggi, sepertihalnya melintasi rawa, lautan serta sungai. Renang taktis ini merupakan salah satu keterampilan dan ketangkasan bagi para prajurit Raider yang wajib dimiliki,” kata Danyonif MR 411/Kostrad Letkol Inf Rizky Aditya dalam keterangan resminya, Rabu, 14 April 2021.

Abituren Akimil tahun 2003 itu juga menjelaskan, dalam latihan renang taktis yang diikuti oleh seluruh personel Raider 411 Kostrad itu dilakukan dibawah komando Perwira Koordinator Lettu Inf Apriyanto. Dalam Lathar Raider 2021 itu, seluruh prajurit tetap mengutamakan faktor keamanan dalam latihan infiltrasi dengan cara renang taktis sejauh 1000 meter itu.

Sebagaimana diketahui, Pasukan Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad itu dikenal sebagai Batalyon Infanteri (Yonif) yang sering ditugaskan dalam operasi ke daerah rawan. Terakhir, Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa adalah pasukan tempur Kostrad yang ditugaskan sebagai Satgas Pengaman Perbatasan (Pamtas) RI-Papua New Guinea yang sudah pasti memiliki medan yang sangat rawan tindak kejahatan. Sehingga, kemampuan infiltrasi wajib dimiliki setiap personel prajurit Yonif MR 411 Kostrad yang merupakan spesialis operasi di daerah rawan.

Baca: Penyebab Pasukan TNI Kopassus Ditakuti Tentara Asing Terbongkar