Pasukan Gabungan TNI/Polri Grebek Markas OPM di Papua

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Chanry Andrew Suripatty

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA- Gabungan TNI Polri antara lain Polres Kep. Yapen dan Kodim 1709 Yawa beserta Kompi E Yonif 753 dengan kekuatan 1 SSK dipimpin oleh Kapolres Kep. Yapen AKBP Royce Harilangi telah melaksanakan Patroli penyergapan terhadap Markas TPN OPM yang berada di hutan Kampung Wadapi Distrik Angkaisera Kep. Yapen.

Dari data yang berhasil dihimpun Tribunnews.com melalui sumber terpercaya di Polres Serui kepulauan Yapen menyebutkan bahwa benar adanya penggerebekan terhadap salah stau markas OPM di kabupaten kepulauan Yapen. Dimana satu pelaku di duga anggota TPN OPM Yan Aroi (40) di tangkap.

Dalam penggerebakan tersebut di temukan 2 pucuk senjata rakitan, 4 pucuk senapan angin, 3 pucuk senjata panah, 2 pucuk tombak, 4 buah golok, 2 buah kapak, 2 buah wajan ukuran besar,1 buah genset, 1 buah senso penebang pohon, 1 buah stabilisator, 6 buah tenda terpal, 5 karung beras.

Serta beberapa stel pakaian PDL loreng salah satu diantaranya beratribut pangkat Letda inf, Yonif 753, lambang kodam Trikora dan lambang satuan Yonif 753, 3 pasang sepatu PDL, 2 pasang sepatu boot, satu bendel dokumen logistic, 1 buah papan nama bertuliskan "selamat datang di markas kodam kodam III Saireri" dan 1 buah printer multipungsi.

Kini semua barang bukti diamankan di Mapolres Kep Yapen dan satu orang personel yang diduga anggota TPN OPM menjalani penyidikan di Polres Kep Yapen.

Penggerebekan ini berawal dari pukul 17.00 Wit Patroli bergerak dari Mapolres menuju Kampung Wadapi Distrik Angkaisera Kep. Yapen. Kemudian Pukul 20.00 Wit Pasukan Patroli tiba di Kampung Wadapi dan langsung menuju Hutan yang jaraknya dari jln kurang lebih 400 m, lokasi Markas TPN OPM.

  “Setibanya di Lokasi terdapat Base Come TPM dengan areal kurang lebih 1000 m2, dilengkapi lapangan apel, lapangan HR, 10 bivak personel, senjata dan logistik. Dilokasi hanya terdapat satu orang personel yang diduga anggota TPN OPM dan berhasil ditangkap,” jelas sumber  yang enggan menyebutkan namanya.

Selanjutnya anggota Patroli langsung melakukan pembongkaran bivak, dan sarana lainnya yang selanjutnya sebagian di angkut ke dalam kendaraan dan yang lainnya dibakar di tempat. Selain itu melaksanakan penyergapan di Markas TPN OPM juga melakukan penyergapan di dua rumah yang berdekatan dengan Lokasi Markas.

“Di dalam satu rumah tidak terdapat personel dan mendapatkan 1 pucuk senjata rakitan dan 1 unit sepeda motor tanpa nomor, sedangkan dirumah lainnya tidak terdapat personel dan mendapat 20 butir munisi pistol call 9 mm, 1 pucuk senapan angin, 2 buah tombak dan 1 unit sepeda motor tanpa nomor,” katanya.

Lalau sekitar Pukul 21.15 Wit Patroli kembali dari Kampung Wadapi menuju Mapolres Kep. Yapen. Pukul 23.20 Wit Patroli tiba di Mapolres langsung melaksanakan pengaman materil yang diperoleh dan pemeriksaan terhadap 1 orang yang berhasil ditangkap.

Dandim 1709/Yawa Letkol inf Tornado mengatakan telah dilaksanakan penyergapan dan penyisiran pimpinan Kapten Inf Teuku Ridwan beserta 7 orang dari anggota satgas ban Kopassus dan Intel Polres terhada camp latihan TPN-PB Kodam III Saiseru Yapen (Yomara) di daerah distrik Angkaisera Kp. Wadapi.

  “Kami berhasil menemukan 1. Lapangan apel/ upacara seluas 6.000 m, Halang Rintang, Peluncuran air, Pionir pertahanan, Pos tinjau, 17 tenda kamp besar, Pos jaga Satri, Tenda Logistik, Dapur lapangan, Fasilitas kesehatan dan Obat-obatan, Perlengkapan Komputer,” katanya.

Sementara dari hasil penyergapan tersebut berhasil di amankan Anggota TPN-OPM atas nama John Tedi Nuntia, serta di amankan Handycam 3, 1 pucuk senjata rakitan, 2 buah golok, 1 buah Bendera Bintang kejora 4X2 m, 1 buah BK 60X30 cm, printer 8, Dokumen Latihan, Jadwal, Struktur organisasi, Pendistribusian Logistik, Rencana pertemuan dan latihan, Tata tertib latihan, kartu kepanitiaan dan Peserta latihan, Daftar Peserta Latihan, Materi latihan, Daftar Pelatih, Baju loreng dari Yonif 751 dan 753 dan 2 buah Granat latihan.

Tidak hanya itu saja, Dandim menyampaiakan dari hasil penyisiran selanjutnya didapat berupa, 2 unit motor, 1 senjata rakitan, 4 buah senjata angin, 2 buah tombak, 3 buah kapak, 6 buah golok, 7 Amunisi kaliber 55,6 mm, 7,56 mm ,9 mm ,12,7 mm, 1 buah  Mesin genset, 1 buah mesin chansaw, 4 buah Jubi, Bahan-bahan logistik beras dan Perlengkapan dapur.

Dandim menyampaiakan melalui hasil penyelidikan langsung di lakukan penyergapan, dimana kronogis pengungkapan tersebut bermula dari pukul 12.30 WiT, dilakukan persiapan Tim gabungan dari mess trikora.

Kemudian pukul 13.00 Wit, berikut menuju sasaran, pada pukul 14.30 Wit, tiba di sasaran. 15 menit kemudian pelaksanaan penyerbuan dan penangkapan. Lalu pukul 15.15 Wit kembali menuju Serui dan pukul 17.00 Wit, tiba di polres Serui.
 
“Kemudian pukul 17.30 Wit tim gabungan Polres Kep Yapen pimpinan Kapolres AKBP Royke Harry Langie SKIK, bersama saya, Satgasban Kopassus pimpinan, dan Kompi 753 menuju ke sasara kembali dan pukul 19.00 Wit, tiba disasaran dilanjutkan penyisiran dan pukul 21.30 Wit, kegiatan penyisiran selesai dan pukul 23.30 Wit kembali ke polres Serui bersama salah satu yang di duga anggota OPM dan juga barang bukti,” tukasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua AKBP Yohannes Nugoroho Wicaksono ketika dikonfirmasi Tribunnews.com di Jayapura Rabu 30/05 mengatakan bahwa benar telah di lakukan penggerebekan terhadap markas TPN OPM di kabupaten yappen.

  “Benar kami telah temukan tempat atau Camp Pelatihan TPM OPM di wilayah wadapi distrik Angkaisera kab. Kepulauan Yapen seluas 1,5 Ha. Waktu dilakukan penggrebekan TPM OPM melarikan diri yang berhasil ditangkap 1 orang atas nama Tedi John Muntia (26), pekerjaan anggota TPM OPM, alamat kampung Kabuena Distrik Angkaisera,” tegasnya

Dimana dari hasil pemeriksaan bahwa yang bersangkutan adalah anggota pelatihan militer TPM OPM. Yang mana bahwa jumlah peserta latihan 230 orang. “Kini Tedi masih dalam pemneriksaan secara intensif,” paparnya.

  Yang mana dari hasil penggerebekan, barang bukti yang ditemukan di TKP 2 bendera bintang kejora ukuran besar, 2pucuk senjata rakitan, 4pucuk senapan angin, 20 puluh butir peluru/amunisi, 11parang, 3 kampak, 2 tombak, 1 mesin genset, 1 mesin chainsaw, 1 unit sepeda motor, 6 terpal tenda besar.

Serta dokumen-dokumen latihan dan peralatan masak serta 2 papan besar dengan tulisan selamat datang di markas kodam saireri.

“Saat ini yang bersangkutan sedang di periksa di Polres Yapen untuk selanjutnya untuk dilakukan sangkut pautnya dengan barang bukti yang di temukan. Rencananya kami juga akan mengejar pimpinan dari sekelompok seperatis ini,” tegasnya.

Baca juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.