Pasukan Indobatt TNI Gelar Latgab Pertempuran Kota di Lebanon

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Indonesian Battalion (Indobatt) yang tergabung dalam Kontingen Garuda UNIFIL menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Pertempuran Kota atau Joint Urban Combat Training di Lebanon. Latihan gabungan Pertempuran Kota itu dilakukan dalam rangka mengasah dan memelihara kemampuan tempur prajurit TNI dengan melibatkan pasukan kontingen negara-negara lain di Sector East, Lebanon.

Latgab Pertempuran Kota yang berlangsung selama lima hari terhitung mulai tanggal 17 Mei hingga 21 Mei 2021 itu melibatkan beberapa negara yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL seperti Nepal, India dan Lebanon selaku tuan rumah negara penerima bantuan pasukan perdamaian.

Komandan Kontingen Garuda sekaligus Komandan Satgas Yonmek XXIII-O/UNIFIL Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar ketika membuka acara pelaksanaan Latgab di Auditorium UNP 7-2 menyatakan, Latihan gabungan Pertempuran Kota itu dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan sinergitas antar negara-negara kontributor pasukan perdamaian di bawah bendera PBB di Lebanon.

Dansatgas juga menjelaskan, Latgab yang melibatkan sejumlah pasukan atau kontingen dari negara-negara lain itu sangat penting untuk menyamakan persepsi personel Satgas terkait prosedur teknis latihan. Sehingga, lanjutnya, ketika pelaksanaan tugas sebenarnya tidak terjadi kesalahan seperti mispersepsi ataupun miskomunikasi antar-kontingen.

Selain itu, Dansatgas Kolonel Inf Amril juga menambahkan, Latgab Perang Kota itu juga sebagai momentum untuk bertukar pengalaman serta karakter kemampuan bertempur masing-masing kontingen negara-negara sahabat yang berada di bawah bendera PBB.

“Program Joint Urban Combat Training ini dilakukan dalam dua fase, fase pertama latihan kering atau latihan indoor selama dua hari berupa persamaan persepsi dan prosedur bertindak, kemudian diikuti pelaksanaan latihan basah atau praktek lapangan selama tiga hari,” kata Dansatgas Yonmek XXIII-O/UNIFIL, Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar dalam keterangan resminya, Selasa, 18 Mei 2021.

Lebih jauh lagi Kolonel Amril menjelaskan, latihan yang melibatkan pasukan antar-negara itu memberikan gambaran riil kepada peserta latihan tentang bagaimana beradaptasi dengan medan pertempuran di wilayah perkotaan, di mana kesulitannya tidak hanya terletak pada bagaimana menghadapi musuh melainkan juga bagaimana melindungi warga sipil di tengah pertempuran.

“Perlu diketahui, latihan yang diikuti lima tim seperti Indobatt, Task Force-Bravo, Nepbatt, Indbatt dan LAF (Lebanese Armed Forces) ini merupakan program kerja Sector East UNIFIL dimana pelaksanaannya dikoordinir langsung oleh LAF, sedangkan pihak Indobatt selain mengirimkan peserta, kita juga menurunkan pelatih terbaik yang dimiliki Kontingen Garuda untuk mendukung terlaksananya kesuksesan Latgab ini,” katanya.

Baca: Kapal Angkatan Laut China Berhasil Angkat Serpihan KRI Nanggala 402