Pasukan Israel Tewaskan Tiga Warga Palestina dalam Insiden Terpisah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pasukan pendudukan Israel telah menembak dan membunuh tiga warga Palestina dalam insiden terpisah di desa Burqin, Tepi Barat yang diduduki, di Kota Tua Yerusalem, dan di Jalur Gaza.

Yang pertama dari mereka yang terbunuh pada Kamis pagi diidentifikasi sebagai Alaa Nasser Mohammed Zayyoud, 22 tahun, dari desa al-Silah al-Harithiya, barat laut Jenin, di Tepi Barat yang diduduki. Demikian menurut laporan Al Jazeera, Jumat (1/10/2021).

Menurut laporan media lokal, Zayyoud ditembak di desa terdekat Burqin selama konfrontasi bersenjata dengan tentara Israel setelah menyerbu kota dengan puluhan jip militer dan pasukan khusus saat fajar untuk melakukan penangkapan.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Zayyoud ditembak dengan empat peluru; dua di dadanya, satu di lehernya dan satu di paha kanannya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Korban Tewas Ditembak

Seorang pria Palestina berdoa di samping puing-puing rumah keluarganya yang hancur karena serangan udara Israel di Beit Lahia, Jalur Gaza, Jumat (4/6/2021). Gencatan senjata yang mengakhiri perang 11 hari antara Hamas dan Israel telah lama dilakukan. (AP Photo/Felipe Dana)
Seorang pria Palestina berdoa di samping puing-puing rumah keluarganya yang hancur karena serangan udara Israel di Beit Lahia, Jalur Gaza, Jumat (4/6/2021). Gencatan senjata yang mengakhiri perang 11 hari antara Hamas dan Israel telah lama dilakukan. (AP Photo/Felipe Dana)

Saksi mata mengatakan kepada media lokal bahwa seorang penembak Israel menembaknya dari jarak dekat, sebelum "mereka berlari ke arahnya dan terus melikuidasinya dari jarak dekat".

“Jeep dan tentara kemudian mengepungnya. Mereka menghalangi ambulans untuk menjangkaunya, mereka mengizinkan ambulans datang setelah mereka memastikan dia sudah mati,” kata para saksi mata.

Dua pria Palestina dilaporkan terluka di Burqin dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan, sementara dua lainnya ditangkap, menurut media lokal.

Orang Palestina kedua yang dibunuh oleh pasukan Israel pada hari Kamis diidentifikasi sebagai Israa Khuzaima, 30 tahun, seorang ibu dari tiga anak, dari desa Qabatiya di selatan Jenin.

Pasukan Israel mengumumkan bahwa mereka menembak mati Khuzaima di Bab al-Silsila, juga dikenal sebagai Gerbang Rantai di Kota Tua Yerusalem, mengklaim dia telah mencoba menikam seorang perwira.

Pasukan Israel memblokir pintu masuk ke Gerbang Damaskus, Masjid Al-Aqsa dan Gerbang Singa setelah insiden itu, sebelum kemudian membukanya kembali.

Kemudian pada hari Kamis, seorang pria Palestina ditembak mati di dekat pagar penghalang Gaza-Israel.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan tentara Israel menembaki pemburu burung Mohammad Abu Ammar, 41 tahun, yang kemudian meninggal karena luka-lukanya.

Serangan Terhadap Palestina

Warga Palestina memeriksa bangunan hancur yang menampung kantor The Associated Press dan media lainnya, setelah terkena serangan udara Israel pekan lalu, di Kota Gaza, Jumat (21/5/2021). Israel dan Hamas telah sepakat untuk gencatan senjata setelah 11 hari pertempuran. (AP Photo/Hatem Moussa)
Warga Palestina memeriksa bangunan hancur yang menampung kantor The Associated Press dan media lainnya, setelah terkena serangan udara Israel pekan lalu, di Kota Gaza, Jumat (21/5/2021). Israel dan Hamas telah sepakat untuk gencatan senjata setelah 11 hari pertempuran. (AP Photo/Hatem Moussa)

Insiden itu terjadi di tengah serentetan pembunuhan baru-baru ini terhadap warga Palestina oleh pasukan Israel.

Pada hari Minggu sebelumnya, pasukan Israel membunuh lima warga Palestina selama konfrontasi bersenjata menyusul serangan militer di Jenin dan Yerusalem.

Dua warga Palestina dari Burqin tewas, termasuk seorang anak berusia 16 tahun, sementara tiga lainnya dari desa Biddu tewas di desa terdekat Beit Anan di barat laut Yerusalem.

Sementara operasi militer Israel di kota-kota dan desa-desa Tepi Barat hampir terjadi setiap hari, selama beberapa bulan terakhir serangan tentara di daerah Jenin telah disambut dengan tembakan langsung oleh penduduk Palestina.

Pada bulan Agustus, tentara Israel membunuh empat warga Palestina di kamp pengungsi Jenin selama serangan yang menyebabkan konfrontasi bersenjata.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel