Pasukan Macan Kumbang TNI AD Berangkat ke Papua Bawa Bendera Perang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat kembali memberangkatkan ratusan pasukan ke Papua. Kali ini giliran Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 512/Dadaha Yodha yang berada dibawah komando Kodam V/Brawijaya yang diberangkatkan sebagai Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan).

Pasukan tempur TNI Angkatan Darat yang mendapat julukan 'Macan Kumbang' yang bermarkas di Jalan Ahmad Yani, Kediri, Jawa Timur itu keluar kandang pada malam hari dengan membawa bendera perang sebagai simbol Satuan Yonif 512/DY.

Dalam rekaman video pendek yang diunggah akun instagram Yonif Mekanis 521/DY, terlihat rombongan kendaraan pasukan Macan Kumbang yang dipimpin oleh Danyonif Mekanis 521/DY Letkol Inf Bayu Anjas Asmoro dikawal kendaraan Patwal Polisi Militer keluar dari gapura markas Yonif Mekanis 521/DY.

Dalam rekaman video tersebut terlihat rombongan kendaraan yang membawa bendera atau Tunggul kebanggaan satuan Yonif Mekanis 512/DY yang dibungkus dengan kain kuning, diikuti sekitar 10 kendaraan yang terdiri dari truk dan bus yang berisi ratusan pasukan Macan Kumbang disaksikan oleh keluarga besar Yonif Mekanis 512/DY.

"Bendera Perang Batalyon Infanteri Mekanis 521/DY Sudah keluar kandang kami sudah siap berangkat Satgas Ops Papua, semoga diberikan kelancaran dan keberhasilan," dilansir VIVA Militer dari akun instagram @yonifmekanis521, Jum'at, 28 Mei 2021.

Pasukan Infanteri Macan Kumbang TNI Angkatan Darat itu rencananya akan bertugas selama sembilan bulan ke depan di Papua. Sebelum berangkat, pasukan yang memang tercatat pernah diterjunkan dalam Operasi Rencong II di Aceh pada tahun 1999 itu telah melakukan berbagai persiapan seperti latihan fisik, pembinaan mental, hingga latihan perang.

Bahkan, pada tanggal 25 Mei 2021 lalu, Waasops Panglima TNI Marsma Kustono telah mendatangi markas pasukan Macan Kumbang tersebut. Kedatangan Waasops Panglima TNI itu dilakukan untuk mengecek kesiapan 400 pasukan dan persenjataan atau material tempur yang akan dibawa dalam tugas operasi Satgas Pamrahwan di Papua.

Baca: OPM Dicap Teroris, Pasukan Macan Kumbang TNI AD Segera Masuk Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel