Pasukan TNI Hijaukan Kawasan Perbatasan dengan Malaysia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tarakan - Selain menjaga wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) ternyata Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Malaysia dari Yonif Armed 18/K juga peduli terhadap lingkungan.

Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya penanaman 300 bibit pohon buah-buahan berbagai jenis seperti kecapi, jambu bol, kalangkala (khas tidung), rambai, keledang, jamblang, sirsak, dan lainnya, bahkan beberapa jenis pohon yang ditanam merupakan endemik Kalimantan.

Dansatgas Pamtas RI-Malayasia, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan yang diwakili Lettu Arm Rizki menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan di Nunukan, khususnya di Sedadap, Jalan Sei Sembilan, Kecamatan Nunukan Selatan.

"Total ada 300 bibit pohon buah-buahan berbagai jenis yang kita tanam, kita ingin kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini tetap hijau, asrih dan terjaga kelestariaannya, agar indah dipandang dari negara tetangga," kata Lettu Arif, Minggu (10/10/2021).

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Melestarikan Lingkungan di Perbatasan

Pasukan TNI perbatasan melakukan penghijauan di Nunukan Kaltara.
Pasukan TNI perbatasan melakukan penghijauan di Nunukan Kaltara.

Selain wujud dari kepedulian lingkungan, Lettu Arif mengungkapkan, kegiatan ini sekaligus bertujuan melestarikan pohon buah-buahan yang ada di Nunukan, agar tidak punah. Sehingga, ke depannya pepohonan ini dapat memberikan dampak ekosistem di lingkungan sekitarnya.

"Kegiatan ini patut dicontoh masyarakat Nunukan, bahkan masyarakat dapat menanam pohon yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungannya," ungkapnya.

Tanaman Asli di Kalimantan

Pagar dari penel beton yang dipasang TNI di Desa Kaibon Petangkuran, Kecamatan Ambal sebagai pembatas area latihan menembak, Selasa (23/3/2021). (Foto: Liputan6.com/Rudal Afgani Dirgantara)
Pagar dari penel beton yang dipasang TNI di Desa Kaibon Petangkuran, Kecamatan Ambal sebagai pembatas area latihan menembak, Selasa (23/3/2021). (Foto: Liputan6.com/Rudal Afgani Dirgantara)

Tidak hanya itu, dikarenakan dalam aksi penanaman pohon ini terdapat jenis pohon khas Kalimantan khususnya suku Tidung, Lettu Arif menegaskan, kegiatan ini sekaligus untuk melestarikan tanaman yang sudah mulai langkah di Nunukan.

"Kan dari beberapa jenis pohon yang kita tanama ini sudah mulai langkah, jadi melalui kegiatan ini kita ingin melestarikan tanaman langkah, yang kedepannya dapat menjadi inveatasi atau hadiah bagi anak cucu kita di masa akan datang," tegasnya.

Untuk diketahui, dalam aksi penanaman 300 bibit pohon ini selain dari Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia, kegiatan ini turut diikuti beberapa pihak swasta, komunitas pecinta alam yang ada di Nunukan termasuk para pelajar dari SMK Negeri 1 Nunukan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel