Patricia Gouw akui sering "bad mood" akibat pola makan tak seimbang

·Bacaan 1 menit

Model dan pembawa acara Patricia Gouw mengatakan dirinya sering merasa bad mood akibat pola makan yang tak seimbang dan kurang mengonsumsi serat.

Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi makanan berjenis fast food atau processed food kerap membuat pencernaannya tidak lancar sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

"Aku kan content creator, pengennya terlihat selalu kece. Tapi aku juga suka banget makan dan nowadays is almost fast food and processed food. Kadang-kadang lupa kalo aku kurang serat dalam tubuh," kata Patricia Gouw dalam peluncuran Fibe Mini secara virtual, Kamis.

​​Baca juga: Cercaan warganet jadi penyemangat Patricia Gouw

"Jadinya aku merasa perutku kembung atau terasa besar," lanjutnya.

Model berusia 31 tahun itu juga mengatakan, perut yang terasa kembung karena kurang mengonsumsi serat tersebut sering membuatnya tak percaya diri saat beraktivitas.

"Misal kita hari ini dikasih baju yang agak ketat, kan gak enak geraknya. Sebagai seorang perempuan, jadinya emosi dan gak mood," imbuhnya.

Oleh karena itu, Patricia Gouw saat ini sedang berusaha untuk lebih memperhatikan pola makan dan memenuhi asupan serat harian dalam tubuh.

Salah satu yang dilakukan Patricia Gouw untuk memenuhi kebutuhan seratnya adalah dengan mengonsumsi Fibe Mini, minuman yang mengandung serat sebanyak 6000 miligram per kemasannya.

Setelah mengonsumsi Fibeq Mini setiap hari, Patricia Gouw mengaku badannya terasa lebih ringan dan pencernaannya menjadi lebih lancar.

"Fiber Mini juga sangat refreshing dan saya sangat suka. Selain rasanya enak, kita juga jadi sehat. Fibe Mini bikin mood jadi happy sepanjang hari," tutup Patricia Gouw.

Baca juga: Banyak orang Indonesia tak konsumsi serat

Baca juga: Konsumsi serat yang cukup dapat hindari risiko kanker usus besar

Baca juga: Olahraga delapan menit ala Patricia Gouw

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel