Patuhi Larangan Mudik Lebaran demi Cegah Penularan ke Orang Tersayang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Masyarakat diminta mematuhi larangan mudik lebaran yang ditetapkan pemerintah pada tahun ini. Langkah tidak mudik mengingat masih tingginya angka penularan COVID-19.

Koordinator PMO Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Arya Sinulingga mengatakan, pelarangan mudik oleh pemerintah semata-mata untuk mencegah penyebaran COVID-19 sekaligus sebagai upaya menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Dia berharap masyarakat kembali mempertimbangkan untuk mudik. Pertimbangkan tidak hanya ketika sampai di kampung halaman, tapi juga ketika saat di perjalanan.

Bukan sekadar menjaga agar tidak tertular, juga mencegah agar tidak menulari. Sebab, menurut Arya, bisa jadi saat berangkat mudik dalam keadaan sehat namun di perjalanan terpapar COVID-19 yang pada akhirnya menularkannya kepada orang tua dan saudara di kampung halaman.

Arya mengingatkan, kondisi yang saat ini terjadi di India. Badan PBB untuk kesehatan dunia(WHO) mencatat lebih dari 16 juta kasus konfirmasi positif di India saat ini, dengan angka kematian mencapai lebih dari 180 ribu.

India tak hanya mengalami gelombang kedua Covid-19tetapi sebuah tsunami. Rumah-rumah sakit menolak pasien karena tempat tidur dan oksigentidak lagi tersedia.

"Ingat tidak ada mudik seharga nyawa manusia. Harap bersabar, sayangi keluarga di kampunghalaman dengan tidak mudik," kata Arya, Selasa (27/4/2021).

Dia menambahkan, banyak yang bisa dilakukan untuk melepas rindu dengan orang tua dan kampung halaman. Apalagi saat ini teknologi juga sudah masuk ke seluruh pelosok tanah air.

"Untuk saat ini, sapa dulu orang tua dan saudara dengan teknologi yang ada, bisa melaluisambungan telepon," ujar Arya.

Silaturahmi dengan Virtual

Doni juga kembali menegaskan agar aturan Pemerintah Pusat terkait peniadaan mudik Idul Fitri tahun ini dapat dipatuhi masyarakat (Istimewa)
Doni juga kembali menegaskan agar aturan Pemerintah Pusat terkait peniadaan mudik Idul Fitri tahun ini dapat dipatuhi masyarakat (Istimewa)

Hal senada disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Dr.(H.C.) Doni Monardo yang mengajak masyarakat agar pelaksanaan mudik Idul Fitri tahun 2021 di tengah pandemi COVID-19 dapat dilakukan melalui jarak jauh secara virtual.

“Salah satu solusi dalam mengatasi kerinduan terhadap keluarga untuk tidak mudik ini adalahmelakukan berbagai upaya silaturahmi secara virtual,” kata Doni usai melakukan Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPC PEN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Dalam implementasinya, Doni berharap agar tiap-tiap posko yang ada di daerah dapat membantu warganya dalam melakukan komunikasi virtual sebagai pengganti silaturahmi secara langsung.

Hal itu khususnya hanya dilakukan bagi warga yang memiliki keterbatasan alat maupun kondisi lain yang dapat menghambat silaturahmi melalui komunikasi virtual jarak jauh.

“Mohon berkenan, posko-posko yang ada di tiap daerah, bisa memberikan kesempatan kepada keluarga yang mungkin belum memiliki fasilitas untuk berkomunikasi secara virtual, untuk bisadifasilitasi,” kata Doni.

Saksikan Video Ini