Paul Pogba Ditolak Fans PSG Gara-gara Mulut 'Berbisa'

·Bacaan 1 menit

VIVA – Heboh diisukan mau hengkang dari Manchester United menuju PSG, kini Paul Pogba malah diadang oleh sebagian suporter Les Parisiens. Mereka tidak rela bila pemain Timnas Prancis tersebut menginjakkan kakinya di Parc des Princes.

Usut punya usut, alasan penolak fans PSG terhadap Pogba ternyata karena sang pemain dan keluarganya merupakan pendukung setia Olympique Marseille, tim yang tidak lain adalah seteru mereka di Prancis.

Laporan Mirror, malah pada 2018 lalu Pogba yang langsung membuang omongan soal Marseille serta penolakan bergabung dengan PSG.

"Saya tidak akan pernah bermain di Parc des Princes. Saya tidak tertarik kerena ayah dan ibu saya adalah fans Marseille, jadi Paris tidak cocok dalam rencana saya," kata Pogba dalam sebuah wawancara tiga tahun silam.

Ternyata mulut berbisa Pogba tersebut yang sekarang semakin bikin kesal fans PSG. Mereka bahkan mencoba membalikkan omongan sang gelandang dengan sebuah tulisan di spanduk.

"Pogba kamu harus mendengarkan ibumu. Dia tidak mau kamu ke sini (PSG), begitu juga dengan kami," tulis fans PSG.

Rumor transfer Pogba ke PSG terus mengemuka. Dari MU sebagai pemilik juga diyakini tidak lagi bisa berbuat banyak untuk menghalangi terwujudnya kepindahan tersebut.

Pogba terakhir menolak kontrak mewah dari MU. Dia mau diikat dengan kesepakatan baru dengan nilai gaji 50 juta poundsterling per musim.

Diyakini sikap Pogba tersebut merupakan sinyal kuat dia memang mau hengkang. Apalagi dari PSG juga sudah menyiapkan 45 juta poundsterling sebagai tebusan kepada MU.

Kontrak Pogba yang lama diketahui selesai dalam 12 bulan ke depan. Ini yang bikin MU terpojok bila si pemain memang ogah memperpanjang. Mau tak mau 'Setan Merah' harus melepasnya musim ini agar mendapatkan kompensasi, atau kehilangan mantan gelandang Juventus tersebut secara cuma-cuma musim depan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel