Paus mengatakan persaudaraan sebagai semboyan 'pada momen ini dalam sejarah'

·Bacaan 1 menit

Vatican City (AFP) - Paus Fransiskus mengatakan dalam pesan Natalnya Jumat bahwa persaudaraan adalah semboyan untuk masa-masa sulit yang luar biasa saat ini yang diperburuk oleh pandemi virus corona.

"Pada saat ini dalam sejarah, ditandai dengan krisis ekologi dan ketidakseimbangan ekonomi dan sosial yang parah yang diperburuk oleh pandemi virus corona, adalah lebih penting bagi kita untuk saling mengakui sebagai saudara dan saudari," katanya dalam pesan "Urbi et Orbi" yang disampaikannya.

Dia mengatakan seruan untuk solidaritas ini terutama ditujukan pada "orang-orang yang paling rapuh, orang sakit dan semua yang pada periode ini mendapati diri mereka tanpa pekerjaan atau dalam kesulitan besar karena konsekuensi ekonomi dari pandemi dan kepada wanita yang menjadi sasaran kekerasan dalam rumah tangga selama bulan-bulan kurungan ini. "

Paus juga menyinggung tentang penderitaan anak-anak yang terperangkap oleh perang, dengan menyebut korban di Suriah, Yaman dan Irak dalam pesan Natal.

"Pada hari ini, ketika firman Tuhan menjadi seorang anak, mari kita alihkan pandangan kita kepada banyak, terlalu banyak, anak-anak di seluruh dunia, terutama di Suriah, Irak dan Yaman, yang masih membayar mahal harga perang," katanya. .

“Semoga wajah mereka menyentuh hati nurani semua laki-laki dan perempuan yang berkehendak baik, sehingga penyebab konflik dapat diatasi dan upaya berani dapat dilakukan untuk membangun masa depan perdamaian,” ujarnya.

Paus Fransis akan melakukan kunjungan bersejarah ke Irak pada bulan Maret, kata Vatikan pada Senin, yang pertama oleh seorang paus dan yang akan mencakup perjalanan ke kota Mosul, bekas benteng jihadis.

Paus telah lama berbicara tentang keinginannya untuk mengunjungi negara Timur Tengah, di mana konflik selama dua dekade telah berdampak besar pada komunitas Kristen.

Paus kelahiran Argentina itu menyerukan perdamaian dan rekonsiliasi di Libya dan Irak, "khususnya bagi Yazidi, yang dengan susah payah mendapat cobaan dari perang pada tahun-tahun terkini."

cma/ach/dl