Paus Tunjuk Perempuan Pertama sebagai Anggota Sinode

Mohammad Arief Hidayat, BBC Indonesia
·Bacaan 1 menit
Prelates during the the Holy Mass for the opening of the special assembly of the Synod of Bishops for the Pan-Amazon Region celebrated by Pope Francis in Saint Peter`s Basilica at the Vatican City, 06 October 2019
Sinode Para Uskup mempelajari pertanyaan-pertanyaan kunci tentang doktrin Katolik

Paus telah menunjuk seorang perempuan untuk mengisi posisi senior di Sinode Para Uskup untuk pertama kalinya.

Biarawati Nathalie Becquart, yang berasal dari Prancis, akan memiliki hak suara di badan tersebut, yang bertugas sebagai penasihat Paus dan bisa turut memperdebatkan beberapa masalah paling kontroversial di Gereja Katolik Roma.

Becquart, yang diangkat sebagai wakil sekretaris Sinode, telah bekerja dengan badan itu sebagai konsultan sejak 2019.

Sekretaris Jenderal Badan itu, Kardinal Mario Grech, mengatakan penunjukan itu menunjukkan bahwa "sebuah pintu telah terbuka".

Dia mencatat bahwa keputusan itu mencerminkan keinginan Paus "untuk partisipasi yang lebih besar dari kelompok perempuan dalam proses penegasan dan pengambilan keputusan di gereja".

Wartawan BBC John McManus mengatakan langkah tersebut bukanlah jalan bagi para perempuan untuk ditahbiskan sebagai imam, meskipun beberapa penentang mungkin menganggapnya sebagai langkah lebih jauh ke arah itu.

Luis Marãn De San Martãn, seorang imam dari Spanyol, juga diangkat sebagai wakil sekretaris sinode yang baru.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sinode Para Uskup telah memperdebatkan topik terkait doktrin agama, termasuk perlakuan terhadap orang Katolik yang bercerai dan menikah.

Berita itu muncul kurang dari sebulan setelah Paus Fransiskus secara resmi mengubah aturan di Gereja yang mengizinkan perempuan menyelenggarakan komuni dan melayani di altar, meskipun dekrit tersebut menekankan bahwa imam yang ditahbiskan hanya akan tetap terbuka untuk laki-laki saja.

Tahun lalu, Paus menunjuk enam perempuan menjadi anggota dewan, yang mengawasi keuangan Vatikan.

Lebih lanjut soal Paus dan Vatikan: