Paylater Tumbuh 38 Persen, Bank DBS Gandeng Kredivo Salurkan Pinjaman Rp 2 Triliun

Merdeka.com - Merdeka.com - Startup kredit digital, Kredivo, kembali bekerja sama dengan Bank DBS untuk menyalurkan dana pinjaman sebesar Rp 2 triliun. Sebelumnya, dua perusahaan itu telah melakukan kerja sama pada 2020.

Kerja sama yang kedua kalinya ini lantaran pengguna Paylater tumbuh mencapai 38 persen dalam 1 tahun terakhir. Menurut Rudy Tandjung, Consumer Banking Director, Bank DBS Indonesia, hal itu menunjukkan potensi pertumbuhan penetrasi kredit digital di Indonesia yang menjanjikan.

"Dalam dua tahun terakhir ini, kami melihat dampak signifikan dalam percepatan penyaluran kredit di sektor retail melalui Kredivo, sehingga Bank DBS Indonesia meningkatkan limit joint financing ke Kredivo menjadi Rp2 triliun," jelas Rudy dalam keterangan persnya, Rabu (20/7).

Bagi Kredivo, kata CEO Kredivo Indonesia Umang Rustagi, penambahan limit joint financing ini menjadi validasi akan potensi industri fintech dalam membuka akses kredit digital secara lebih cepat, mudah, dan terjangkau.

"Kerja sama yang terjalin dengan Bank DBS Indonesia ini juga memungkinkan kami untuk terus menghadirkan layanan kredit bagi lebih dari 5 juta pengguna kami, dan akan terus bertumbuh hingga puluhan juta pengguna dalam beberapa tahun ke depan," ungkap Umang.

Pada tahun 2020 Bank DBS Indonesia pertama kali menyalurkan pendanaan sebesar Rp500 miliar, dan telah melakukan peningkatan limit joint financing pada tahun 2021 menjadi Rp1 triliun. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel