Paytm Jalani Proses IPO Terbesar di India

·Bacaan 3 menit
Seorang pria melihat layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Mumbai - Platfom pembayaran digital Paytm mengumpulkan hampir sekitar USD 2,5 miliar atau sekitar Rp 35,66 triliun (asumsi kurs Rp 14.267 per dolar AS) pada intial public offering (IPO) yang merupakan rekor penawaran umum perdana terbesar di India.

Perusahaan yang menyokong IPO Paytm antara lain Ant Group milik Jack Ma, SoftBank Jepang dan Berkshire Hathaway kepunyaan Warren Buffet. Perusahaan tersebut masing-masing memiliki sekitar sepertiga bagian dari saham Paytm.

Paytm berencana menerbitkan saham baru senilai 83 miliar rupee atau USD 1,1 miliar. Jumlah itu setara Rp 15,69 triliun. Menurut prospektus, para pemegang saham juga akan menjual saham sebanyak USD 1,34 miliar.

IPO Paytm diharapkan mampu menjadikan perusahaan sebagai perusahaan teknologi paling berharga di India dengan valuasi USD 20 miliar. Yang mana pencapaian ini meningkat 20 persen dibandingkan dua tahun lalu.

Paytm didirikan oleh Vijay Shekhar Sharma kurang lebih satu dekade lalu. Dia merupakan putra seorang guru sekolah dan menyukai mempelajari bahasa Inggris dan mendengarkan musik rock.

Vijay Shekhar Sharma pernah dinobatkan sebagai miliarder termuda di India empat tahun lalu. Saat itu usianya baru menginjak 38 tahun.

Berdasarkan catatan Forbes, saat ini kekayaan bersih Sharma sebanyak USD 2,4 miliar. Dengan saham naik 14 persen berpotensi membuatnya jauh lebih kaya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Paytm Tumbuh Signifikan

Paytm mencatatkan lebih dari 100 investor institusi berminat dalam IPO perseroan. Platform yang diluncurkan pada 2010 secara cepat berkembang selaras dengan pembayaran digital. Sistem pembayaran ini identik dengan skema tradisional yang didominasi olehh transaksi tunai.

Paytm semakin diuntungkan berkat regulasi pemerintah untuk meminimalkan penggunaan uang tunai selama COVID-19. Termasuk demonetisasi seluruh jenis uang tunai kertas yang beredar lima tahun lalu.

“Saya tidak tahu COVID-19 akan melanda tetatpi Paytm sangat berguna bagi saya selama pandemi,” ungkap pemlik toko kelontong Naina Thakur, dikutip dari laman Channel News Asia, Senin, 8 November 2021.

Thakur menambahkan sekitar sepertiga pelanggannya membayar susu, roti dan bahan makanan sehari-hari melalui Paytm.

Bagi Thakur, Paytm jauh lebih mudah daripada transfer bank. Lantaran pembayaran menggunakan transfer bank membutuhkan nomor ponsel dan prosesnya memakan waktu tujuh jam.

Kemudahan yang Dihadirkan

Thakur adalah salah satu dari 22 juta pengguna Paytm. Di India, Paytm telah banyak digunakan oleh para pemilik toko, pengemudi taksi, becak dan vendor lainnya.

Minimun pembayaran Paytm adalah 10 rupee atau USD 0,13. Pengguna hanya perlu memindai stiker kode QR Paytm berwana biru-putih yang sudah tersedia di banyak tempat.

Sampai akhir Juni, Paytm sudah memiliki 337 juta pelanggan. Dengan total transaksi lebih dari USD 54 miliar terhitung sejak 2020 hingga 2021. Jumlah pembayaran digital di India meroket selama empat tahun terakhir. Satu tahun terakhir, sudah terjadi 26 miliar transaksi.

Analis keuangan yang berpusat di Mumbai Motilal Oswal memperkirakan pembayaran digital di negara itu dapat melampaui USD 3,1 triliun pada 2026.

Prediksi Kinerja

Dari keberhasilan IPO, sebelumnya Paytm telah membuat kerugian terus-menerus dan tidak yakin hasil IPO akan memberikan keuntungan.

Berdasarkan laporan, tahun lalu kerugian bersih perusahaan sebesar 17 miliar rupee. Sementara pendapatannya senilai 32 miliar rupee.

Dalam peringatan di prospektus, perseroan menyebutkan kerugian bersih akan berlanjut pada masa mendatang. "Dan mungkin tidak dapat mencapai profitabilitas di masa depan,” peringatan dari prospektus.

Paytm pun telah melaporkan arus kas negatif selama tiga tahun terakhir. Kondisi ini diakibatkan karena kerugian operasional.

Dengan target IPO sebanyak USD 2,46 miliar, Paytm dapat melangkahi perusahaan penerbit Coal India yang memperoleh USD 2 miliar pada 2010 yang tercatat sebagai prestasi IPO terbesar.

Menjelang penawaran umum, Paytm mengumpulkan 82,35 miliar rupee dari 74 investor jangkar. Termasuk BlackRock dan Canada Pension Plan Investment pada minggu lalu.

Harga Saham yang Ditawarkan

Saham yang diterbitkan Paytm diperdagangkan dengan kisaran harga 2.080 hingga 2.150 rupee. Jadwal IPO Paytm hanya berlangsung hingga Rabu.

Sejauh ini, perusahaan India ini telah mengantongi keuntungan USD 9,7 miliar dari IPO. Angka ini ditunjukan oleh monitor pasar Prime Database.

Raksasa pengirim makanan Zomato masih menjadi perusahan dengan perolehan IPO terbesar di India tahun ini. Zomato telah terbitkan saham senilai USD 1,3 miliar pada Juli.

Reporter: Ayesha Puri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel