PB ESI lepas atlet untuk berlaga di kejuaraan dunia esport

Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) Bambang Sunarwibowo menyampaikan dukungan dan optimisme meraih prestasi terbaik saat melepas secara simbolis atlet-atlet nasional yang akan berlaga di kejuaraan dunia esport IESF - Bali 14th World Esports Championship 2022 di Jakarta, Kamis.

Bambang mengatakan bahwa para atlet esport yang telah terpilih dan akan bertanding dalam kejuaraan dunia esport yang akan digelar di Bali itu merupakan patriot bangsa Indonesia yang dituntut untuk bermental baja.

"Meteka juga merupakan orang-orang terbaik yang terpilih dari 270 juta masyarakat Indonesia yang telah berkomitmen untuk menyumbangkan kemampuan terbaiknya demi kejayaan bangsa dan negara di kancah dunia," ujar Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

"Agar mampu mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya di pentas dunia, menjadikan Indonesia sukses sebagai juara umum, kami berpesan agar para atlet terus menjaga keunggulan performa melalui latihan dan latihan, dan selalu menjadi petarung serta pejuang bermental juara."

Baca juga: Indonesia targetkan juara umum di IESF World Esports Championship Bali

Pada kesempatan tersebut, Bambang juga menyampaikan pesan Ketua Umum PB ESI Budi Gunawan yang turut memberikan semangat kapada para atlet dari seluruh nomor game yang dipertandingan dalam kejuaraan dunia esport, yaitu DOTA 2, CS:GO Men dan Women, Tekken 7, Mobile Legend: Bang Bang, PUBG Mobile, dan eFootball.

"Ketua Umum berpesan agar para atlet terus disipilin dalam menjaga kesehatan, memastikan seluruh kebutuhan dan perlengkapan tersiapkan dengan baik, memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menyiapkan diri sebaik-baiknya, terus mengenali kelemahan diri untuk bisa meningkatkan kemampuan, menjaga kekompakan tim, selalu menjaga sportivitas, tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun, dan optimis," kata Bambang.

Kepala Pelatih Pelatnas IESF Bali 14th World Esports Championship 2022 Yohanes P Siagian mengungkapkan bahwa pelatnas sudah dimulai sejak 14 November dengan memilih 30 atlet yang akan tergabung di Tim Nasional yang bertanding di kejuaraan dunia tersebut.

"Atlet-atlet yang mengikuti pelatnas menunjukkan profesionalitas yang tinggi. Terlihat dari kesungguhan dan attitude yang ditunjukkan selama pelatnas," ujar Yohanes.

"Kami mohon dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dan ekosistem esports untuk mendukung tim nasional Indonesia agar berhasil menjadi juara umum," imbuhnya.

Baca juga: Kejuaraan dunia esport di Bali akan masuk rekor Guiness
Baca juga: Animo penonton saksikan Piala Presiden Esports 2022 meningkat drastis