PB Forki Asah Kemampuan Atlet Jelang Pra Olimpiade

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PB Forki terus berupaya meningkatkan prestasi karate di Indonesia. Salah satunya dengan menggelar simulasi pertandingan.

Ajang ini dilakukan untuk mengevaluasi hasil pelatnas yang telah diikuti selama enam bulan. "Simulasi juga dalam rangka mempersiapkan delapan atlet, terdiri dua atlet kata dan enam atlet kumite, untuk mengikuti pra Olimpiade di Paris pada 6 Juni 2021," kata Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi dalam keterangan resminya.

Pada simulasi kali ini, pelatnas mengundang dewan wasit untuk menilai pertandingan serta tim psikologi untuk mengecek kesiapan para atlet. Sapriadi berharap, mereka dapat mengevaluasi persiapan atlet sehingga mencapai target.

"Diharapkan ada yang lolos Olimpiade di Tokyo, dan bisa terpenuhinya target tiga medali emas pada Sea Games di Vietnam, November 2021 ini. Semua bisa tercapai apabila terbentuknya kebersamaan dan akselerasi yang sinergi antara manager, pelatih, dan atlet," ungkapnya.

Sapriadi juga meminta para penggiat karate nasional untuk memberi masukan dan dorongan tentang apa saja yang perlu dikejar pelatnas, demi mencapai target tersebut.

Tambah Pengetahuan

PB Forki menggelar simulasi untuk mengevaluasi atlet sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pra Olimpiade. (Istimewa)
PB Forki menggelar simulasi untuk mengevaluasi atlet sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pra Olimpiade. (Istimewa)

Selain itu, simulasi pertandingan yang menghadirkan dewan wasit ini diharap menambah pengetahuan atlet tentang pertandingan, serta meningkatkan skill mereka.

"Ini adalah upaya untuk memberikan kesempatan pada atlet dan pelatih menambah pengetahuan dan kemampuan secara komprehensif demi kemajuan serta peningkatan prestasi karate di Tanah Air," tutup Sapriadi.

Saksikan Video Berikut Ini