PB ISSI: Atlet muda potensial lahir di Kejurnas Balap Sepeda 2021

·Bacaan 2 menit

Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) menyebut sejumlah bibit atlet muda potensial lahir dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2021 di Garut dan Ciamis, Jawa Barat, 23-31 Oktober.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PB ISSI Budi Saputra mengatakan, sejak hari pertama lomba atlet muda dari berbagai daerah telah menunjukkan talenta yang luar biasa dalam persaingan menjadi juara.

"Animo Pengurus Provinsi (Pengprov) pada Kejurnas Balap Sepeda 2021 sangat tinggi dan yang terpenting adalah potensi-potensi atlet muda bermunculan," kata Budi kepada ANTARA, Selasa.

Baca juga: Andy Prayoga dan Ayu Triya juarai nomor Elite Downhill Kejurnas 2021

Selain prestasi atlet yang berasal dari Pulau Jawa, sambung Budi, yang membuat PB ISSI senang adalah keberhasilan tim Kalimantan Selatan menjuarai nomor Cross Country Team Relay (XCR).

Dalam lomba tersebut, Rizaldi Ashshadiqqi Ridha, Ramadhana, Nanda Nur Apriliyani, dan Yunia Angelly Syahdat meraih medali emas seusai membukukan catatan waktu 16 menit 10,875 detik.

Kalimantan Selatan mengalahkan tim Jawa Timur dan Jawa Barat yang masing-masing meraih perak dan perunggu.

Baca juga: Pebalap pelatnas dominasi nomor Elite IRR Kejurnas 2021

Tim Kalimantan Selatan keluar sebagai juara dalam perlombaan nomor Cross Country Team Relay (XCR) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2021 yang berlangsung di Garut dan Cimahi, Jawa Barat, 23-31 Oktober 2021. (ANTARA/HO-PB ISSI)
Tim Kalimantan Selatan keluar sebagai juara dalam perlombaan nomor Cross Country Team Relay (XCR) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2021 yang berlangsung di Garut dan Cimahi, Jawa Barat, 23-31 Oktober 2021. (ANTARA/HO-PB ISSI)

"Potensi atlet daerah keluar semua setelah hampir dua tahun tak ada lomba. Terlebih lagi di PON Papua juga tak ikut serta. Semuanya terobati dengan Kejurnas ini," ujar Budi menambahkan.

"Banyak sekali potensi atlet muda, terutama sektor putri bermunculan. Mereka masuk di bank data kami dan akan kami tindak lanjuti untuk proyeksi tiga sampai lima tahun ke depan," Budi menuturkan.

PB ISSI juga bakal menjalankan program pembinaan berkelanjutan alias jangka panjang untuk disiplin balap sepeda. "Kami punya Pelatnas jangka panjang yang sekarang sudah berjalan seperti BMX junior yang sedang lomba di World Cup di Turki," pungkas Budi.

Baca juga: Tim Downhill Indonesia berlatih di lereng Gunung Merapi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel