PBB Hadapi Peningkatan Tajam Pengungsi Baru di Kamp Yida

PBB, New York (ANTARA/Xinhua-OANA) - PBB menyatakan di Markasnya di New York, Jumat (16/11), arus baru pengungsi --yang kebanyakan perempuan dan anak-anak-- tiba di satu kamp pengungsi di Sudan Selatan untuk menghindari "pertempuran yang meningkat" di negara tetangganya, Sudan.

"Badan Pengungsi PBB (UNHCR) menyatakan terjadi peningkatan tajam kedatangan pengungsi baru di kamp pengungsi terbesar di Sudan Selatan, Yida," kata Juru Bicara PBB Martin Nesirky dalam taklimat harian.

"Selama satu pekan belakangan, 2.100 pengungsi baru tiba di Yida, dan mengatakan mereka menyelamatkan diri dari pertempuran yang meningkat di wilayah asal mereka Kordofan Selatan, Sudan," kata Nesirky sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Sabtu. "UNHCR menyatakan lebih dari 85 persen pengungsi yang baru datang adalah perempuan dan anak-anak."


Pengungsi itu telah melewati pemeriksaan medis dan gizi dan telah menerima jatah makanan darurat, serta barang bantuan lain seperti jerigen dan perangkat dapur, untuk membantu mereka menetap," katanya.

"Lembaga Pengungsi tersebut juga membuat tempat pembagian air antara Yida dan perbatasan guna menjamin akses ke air minum. Pengungsi lain diperkirakan sedang dalam perjalanan ke Yida," katanya.

Hingga pekan lalu, terdapat 175.668 pengungsi Sudan di Sudan Selatan akibat pertempuran dan ketidak-amanan, kata para pejabat PBB di New York. (jk)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.