PBESI Gelar Turnamen Esports Antar Pelajar, Hadiahnya Rp500 Juta

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) menggelar turnamen esports antar pelajar se-Jabodetabek.

Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia Komjen Pol. Bambang Sunarwibowo mengatakan, Turnamen Esports ini digelar sekaligus untuk memperingati hari pahlawan 10 November 2020.

Bambang menjelaskan, antusiasme para pelajar sangat tinggi. Bahkan, jumlah peserta sudah melebihi perkiraan awal. Sudah ada 6.000 tim dari 500 sekolah yang tersebar di wilayah Jabodetabek yang mendaftar ikutan Piala Pelajar Jabodetabek.

Bambang berharap dengan adanya turnamen ini akan banyak muncul bibit-bibit unggul esports dari kalangan pelajar.

"Dengan turnamen ini harapannya bisa melahirkan bibit-bibit unggul esports dari kalangan pelajar. Ajang ini juga untuk mengenalkan industri digital lewat esports kepada para pelajar," ujar Bambang.

PBESI punya alasan sendiri memilih game Free Fire untuk dipertandingan di Piala Pelajar ini. "Pemilihan kompetisi game Free Fire ini karena alat yang disiapkan oleh para pelajar tidaklah sulit. Game ini pun dianggap menjadi idola anak-anak pelajar," lanjut Bambang.

Piala Pelajar ini akan digelar selama empat hari pada 9, 10, 11 November 2020 dan Grand final pada 13 November 2020. Grand final akan digelar secara semi online di kantor PB Esports Indonesia, dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Meski cuma diikuti para pelajar, PBESI menyiapkan total hadiah yang sangat besar Rp 500 juta. Hadiah tersebut terdiri dari uang senilai Rp300.000.000 yang akan diberikan untuk para pemenang 12 tim terbaik dan sebesar Rp200.000.000 akan diberikan sebagai uang pembinaan esports untuk 10 tim terbaik.


Pengurus PBESI merupakan Lembaga yang mewadahi dan manungi aktivitas esports Indonesia termasuk regulasi sosialisasi turnamen dan liga pengembangan atlet dan time sport esports toursm dan pembinaan atlet usia dini

PB Esport Indonesia diketuai oleh Jenderal Pol (purn) Budi Gunawan yang dibentuk pada tanggal 18 Januari 2020. Organisasi ini memiliki visi mengembangkan esport dan diharapkan dapat membawa indonesia menjadi unggulan olahraga esports di Kawasan asia.