PBNU ajak umat gelar doa bersama untuk korban gempa Cianjur

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak seluruh umat beragama untuk menggelar doa bersama bagi korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

"Semoga para korban mendapatkan limpahan maghfirah dan rahmat Allah SWT," ujar Ketua PBNU Ahmad Fahrurozi saat dihubungi dari Jakarta, Rabu.

Khusus untuk umat Islam, Gus Fahrur, mengajak untuk melaksanakan shalat gaib dan tahlilan, agar mereka yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Sang Pencipta. Sementara bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kesabaran.

"Semoga mereka termasuk para syuhada, mendapatkan pahala mati syahid karena meninggal dunia akibat gempa bumi dan rumah yang roboh, sebagaimana dimaksud dalam hadits Rasulullah SAW," kata dia.

Baca juga: Menag ajak Shalat Gaib dan tahlil untuk korban gempa Cianjur
Baca juga: Persib gelar doa bersama untuk korban gempa Cianjur

PBNU juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut berdonasi membantu meringankan beban korban gempa melalui lembaga resmi seperti Lazisnu, NU Care, Baznas, dan atau lembaga kemanusiaan lainnya.

Menurutnya, dukungan moril dan materil bagi korban terdampak sangat diperlukan saat ini hingga nanti proses pemulihan.

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan duka mendalam kepada para korban gempa magnitudo 5,6 yang melanda Cianjur, Jawa Barat.

"Simpati kami juga bagi korban luka-luka semoga tertangani secara medis dengan baik serta diberi kesembuhan dan segera pulih kembali," kata Haedar.

Menurut Haedar, kejadian tersebut merupakan suatu kehilangan dan musibah bagi keluarga korban bencana alam tersebut sekaligus menjadi musibah bagi masyarakat Jawa Barat dan bangsa Indonesia.

Kepada pemerintah dan institusi terkait, Haedar berharap dapat memitigasi dengan sebaik-baiknya dan seoptimal mungkin untuk dilakukan pemulihan.

Baca juga: BNPB: Korban meninggal gempa Cianjur naik jadi 271 di hari ketiga

Baca juga: Mendikbudristek tinjau tiga sekolah terdampak gempa Cianjur

Baca juga: Gempa susulan M 3,9, jalan utama Kampung Cisarua kembali ambles