PBNU: R20 dorong nilai agama berperan dalam ekonomi-politik

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengatakan Religion of Twenty (R20) adalah sebuah forum resmi dari G20 yang berupaya mendorong nilai-nilai agama bisa berperan dalam ekonomi dan politik.

"Alhamdulillah Presiden sangat menyambut baik. Khusus untuk R20 Presiden sudah memastikan bahwa beliau akan hadir memberikan arahan dan membuka secara resmi forum R20," kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

R20 yang diinisiasi Gus Yahya untuk menegaskan bahwa agama memiliki peranan penting sebagai solusi atas berbagai macam problem dunia. Agama bukan hal pinggiran yang hanya menjadi legitimasi atau stempel saja. Lebih dari itu, agama juga memiliki pengaruh dalam dunia politik hingga ekonomi.

Forum R20 merupakan forum pertemuan tokoh-tokoh agama dunia. Forum ini diinisiasi oleh Ketua Umum PBNU dan diketuai secara bersama dengan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia Dr Mohammad Al-Issa dari Arab Saudi.

R20 secara resmi telah menjadi bagian dari forum G20 sebagai engagement grup. Hal tersebut juga disambut baik pemerintah Indonesia sebagai pemegang presidensi G20.

Respons positif dari pemerintah juga ditegaskan oleh Ubaedillah selaku panitia pelaksana R20. Forum yang diselenggarakan secara bersama oleh PBNU dan Liga Muslim Dunia itu akan menjadi bagian penting dalam Presidensi G20 Indonesia.

"Inisiasi Gus Yahya ini perlu menjadi catatan sejarah dalam perjalanan G20," kata Ubaedillah.

Ia melihat kepala negara juga memberikan respons yang baik dan mendukung forum R20 menjadi engagement dalam perhelatan G20 menjadi kegiatan penting.
Apalagi, kesuksesan R20 merupakan bagian dari penyelenggaraan G20.

"R20 bagian penting dari G20. Suksesnya R20 merupakan sukses Republik Indonesia sebagai Presidensi G20," ujarnya.

Apalagi, sebagian besar para pembicara pimpinan agama, dan tokoh agama yang berpartisipasi berasal dari anggota G20. Oleh karena itu, forum R20 merupakan perhelatan yang penting bagi Indonesia sebagai pemegang presidensi G20 sekaligus negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.