PBVSI Bongkar Alasan Yakini Aprilia Manganang Sebagai Perempuan

Pratama Yudha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) membeberkan alasan meyakini Aprilia Manganang sebagai perempuan. Terlebih, setelah kejadian di SEA Games 2015 Singapura.

Diungkapkan Ketua III Bidang Kompetisi dan Pertandingan, Hanny Surkatty, pihaknya meyakini Aprilia sebagai perempuan berdasarkan dokumen-dokumen negara yang dimiliki oleh Aprilia ditambah dengan serangkaian tes medis yang telah dijalani.

"Sebelumnya, kami menempatkan Aprilia sebagai putri karena berdasarkan dokumen-dokumen negara yang sudah kami peroleh berupa KTP, Kartu Keluarga, dan paspor," kata Hanny dalam konferensi pers secara virtual.

Tak cuma itu, keyakinan PBVSI akan jenis kelamin Aprilia adalah perempuan semakin menguat setelah SEA Games 2015. Seperti diketahui, kala itu keikutsertaan Aprilia diprotes oleh Timnas voli putri Filipina yang menuduh Aprilia adalah seorang laki-laki.

Panitia SEA Games akhirnya turun tangan menangani kasus tersebut dan membawa Aprilia untuk diperiksa tim medis. Hingga akhirnya Aprilia diputuskan adalah seorang perempuan.

"Pada waktu SEA Games 2015 di singapura, Timnas voli putri diprotes oleh tim Filipina sehingga diambil keputusan bahwa dari komite medis SEA Games memeriksa keabsahan soal jenis kelamin Aprilia," ujar Hanny.

"Setelah diperiksa oleh tim dokter di sana, yang juga ditemani oleh KONI dalam prosesnya, hasilnya Aprilia bisa bermain sebagai putri. Jadi, berdasarkan hal-hal tersebut kami yakin Aprilia adalah putri," lanjutnya.

Berdasarkan hasil tes tersebut, seluruh negara peserta pun menerima dan sejak saat itu, Aprilia diyakini berjenis kelamin perempuan.

"Semua tim dari negara lain juga menerima hasil tersebut sehingga Aprilia bisa main di SEA Games Singapura dan SEA Games Kuala Lumpur (2017) saat mendapat medali perak," tutur dia.

Bahkan, Aprilia sempat membela tim voli putri asal Thailand dan membawa tim itu juara.

Namun, baru-baru ini kasus tersebut kembali ramai setelah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengumumkan perubahan jenis kelamin Aprilia menjadi laki-laki. Dia mengumumkan hal tersebut setelah Aprilia menjalani serangkaian pemeriksaan di RSPAD dan naik meja operasi untuk melakukan correction surgery.

Andika menjelaskan jika Aprilia mengidap kelainan sejak lahir yang disebut Hipospadia.