PC-taurant, Makan Enak Sambil Main Gim di Warnet Korea

·Bacaan 1 menit

DREAMERS.ID - Di Korea Selatan, warnet atau warung internet yang disebut sebagai PC Café sangat populer dikalangan pemuda. Selain bermain gim atau kegiatan virtual lainnya, warnet di sana juga berevolusi menjadi restoran dengan sebutan PC-taurant.

Di PC-taurant ini, kalian dapat bermain komputer seperti pada umumnya, namun bedanya PC-taurant ini tidak hanya menawarkan snack atau camilan seperti pada PC café atau warnet pada umumnya. Tetapi juga menyediakan berbagai menu makanan berat khas Korea.

Seperti samgyeopsal deopbap (perut babi panggang dengan nasi), dongaseu (potongan daging babi goreng tepung), dan budaejjigae (kimchi dan sup sosis), termasuk ramyun, hot dog, dan makanan enak lainnya. Sangat menarik bukan?

Nah bagi kalian yang mungkin akan berlibur ke Korea Selatan dan tertarik untuk mengunjungi salah satu PC-taurant yang ada di sana, perhatikan memesan makanan di PC-taurant berikut ini, melansir Visit Korea.

1. Kalian harus pastikan dahulu PC Café yang kalian kunjungi tersebut menyediakan banyak varian menu makanan. Meskipun banyak PC Café telah berubah menjadi PC-taurants, namun terkadang masih ada yang belum menyediakannya.

2. Membeli tiket penyewaan bilik komputer yang ada. Sebagian besar Pc-taurant mengenakan biaya sewa komputer sebesar 1.000 won atau sekitar Rp 12 ribu per jam. Tetapi tarifnya bisa bervariasi tergantung kebijakan masing-masing PC café dan lokasi.

3. Setelah membayar, kalian akan menerima nomor bilik. Selanjutnya, nyalakan komputernya dan gunakan sesuai keinginan. Fyi, PC dan internet Korea terkenal sebagai yang tercepat di dunia, sehingga tak perlu khawatir lemot.

4. Setelah komputer kalian menyala, sekarang saatnya untuk memesan makanan. Cukup klik menu di layar dan pesan apa pun yang kalian inginkan. Makanan nantinya akan diantar ke bilik kalian oleh staf yang sekaligus menanyakan cara pembayaran kalian, apakah tunai, debit atau kartu kredit.

Berita Lainnya :

Menjajal Kuliner Favorit Pendaki Korea yang Sehat dan Lezat

Dikira Mirip, Ini Asal Usul Hingga Perbedaan Odeng dan Eomuk