PDAM Kota Malang Tercemar Solar, Polisi Periksa 12 Pegawai

Raden Jihad Akbar, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Polres Malang masih melakukan penyelidikan atas kasus tercemarnya aliran air PDAM Kota Malang dengan 2.000 liter solar. Akibat tercemar solar hampir separuh dari seluruh total pelanggan PDAM Kota Malang terdampak. Rata-rata mereka mengeluhkan air berbau solar, akibatnya tidak bisa dikonsumsi oleh masyarakat.

Direktur Utama PDAM Kota Malang, M Nur Muhlas, menduga ada unsur kesengajaan dari orang tidak bertanggungjawab. Padahal insiden ini membahayakan kesehatan warga. Polisi pun langsung melakukan penyidikan atas laporan ini untuk mengungkap pelaku pencemaran solar.

Baca juga: Diego Maradona Tutup Usia, Harta Warisannya Mengejutkan

"Kasusnya sedang kami tangani sedang proses penyelidikan. Kami sedang melakukan pemeriksaan kepada operator di sumber air Wendit milik PDAM Kota Malang. Di sana kan ada pompanya ada operatornya, di situ terus ada petugas-petugas yang lainnya itu kami terus lakukan pemeriksaan," kata Kapolres Malang, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendri Umar, Kamis 26 November 2020.

Hendri mengatakan, penyidikan untuk mengungkap unsur kelalaian dalam pencemaran air PDAM dengan solar. Sejauh ini, sudah ada 12 orang atau pegawai PDAM Kota Malang yang diperiksa polisi. Setelah, operator dan beberapa pegawai selanjutnya, teknisi di Sumber Air III Wendit akan diperiksa.

"Nanti akan kami pastikan apakah ada unsur kelalaian di sana atau murni karena ada hal-hal yang tidak bisa dihindari di sana. Ada sekitar 12 orang. Dari operator yang ada di Wendit. Nanti juga akan kami tambahkan dengan teknisi-teknisi yang lain atau yang ahli dalam bidang tersebut ketika mereka berada dalam situasi khusus yang berlangsung (saat pencemaran)," ujar Hendri Umar.

Polisi menargetkan, pekan depan kasus pencemaran aliran air PDAM Kota Malang terungkap. Saat ini proses penyidikan sedang dikebut. Dan diharapkan penyebab dan pelaku pencemaran solar ke puluhan ribu pelanggan PDAM Kota Malang terungkap.

"Semoga dalam satu Minggu ini kami bisa memberikan hasil dari penyidikan kasus ini kepada rekan-rekan di PDAM Wendit ini. Nanti dari hasil penyidikan keseluruhan baru bisa kami infokan," tutur Hendri Umar. (ren)