PDAM Kupang: Jaringan Air Cakup 23 Kelurahan

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

Kupang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang, hingga kini melayani sedikitnya 23 dari 51 kelurahan di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu untuk pemasangan sistem jaringan air bersih.

"Kendati demikian jaringan yang terpasang di 23 kelurahan itu ttidak utuh terapsang seluruhnya tetapi hanya melingkup sekitar 20 persen wilayah kelurahan," kata Direktur PDAM Kota Kupang, Noldy Mumu, ketika dihubungi di Kupang, Jumat.

Dari sejumlah sistem jaringan yang telah terpasang di wilayah sebaran 23kelurahan tersebut, akan menggunakan sumber mata air berupa sumur bor, sumber air permukaan serta sistem bak penampung berupa `water treatmen plan` (WTP).

"Untuk tiga sumber mata air yang bisa digunakan sebagai sumber alir air di sebaran 23 kelurahan tersebut, masing-masing delapan sumur bor, satu sumber air permukaan dan beberapa WTP," kata Noldy.

Dia mengatakan, pesebaran sistem jaringan perpipaan air bersih yang baru dilakukan di sejumlah titik di 23 kelurahan itu, disebabkan oleh karena minimnya sumber mata air baku yang akan digunakan sebagai sumber alir air yang akan disambungkan ke rumah tangga milik masyarakat selaku konsumen.

Menurut dia, manajemen PDAM terus berupaya untuk memenuhi semua wilayah dengan sistem jaringan air bersih, sehingga masyarakat Kota Kupang bisa seluruhnya menikmati air bersih yang bersumber dari PDAM Kota Kupang, secara lebih mudah, murah dan berkualitas.

Terpasangnya sistem jaringan di sejumlah titik di 23 kelurahan , menurut Noldy, bisa membantu masyarakat yang selama ini belum menggunakan sumber air dari PDAM Kota Kupang untuk pemenuhan air bersih dalam rumah tangga, agar segera memanfaatkannya.

Sejumlah kendala yang masih menjadi perhatian manajemen PDAM Kota Kupang dalam mendorong terpenuhinya akses pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Kupang, adalah sumber mata air baku.

Dia mengatakan, jumlah sumber air permukaan di Kupang yang jumlahnya masih sangat sedikit dengan debit yang juga tidak terlampau besar, akan sangat menyulitkan manajemn PDAM untuk memfungsikannya sebagai sumber air baku.

Selain itu, sumber mata air bawah tanah, yang biasa diperoleh melalui sumur bor, banyak yang tidak memiliki debit air yang baik dan cenderung memiliki biaya operasional tinggi.

"Kalau sumur bor, tentunya masih membutuhkan mesin untuk menyuplai air ke permukaan untuk dialirkan. Dan inilah yang memakan banyak biaya," kata dia.

Namun demikian, demi pemenuhan kebutuhan air bersih warga masyarakat, pihak PDAM akan terus berupaya untuk mendapatkan jalan keluar, sehingga semua kebutuhan air bisa terpenuhi.

"Mudah-mudahan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kupang berkaitan dengan pengalihan aset dan pemanfaatan sumber air permukaan di sejumlah mata air, bisa terpenuhi," kata Noldy.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler