PDIB imbau masyarakat jauhi kerumunan

·Bacaan 2 menit

Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) mengimbau masyarakat untuk menjauhi kerumunan dalam rangka mengendalikan kasus COVID-19 di Indonesia.

"Kalau tidak mendesak dan penting, maka jauhi tempat-tempat yang menyebabkan kerumunan atau situasi dengan tingkat kontak jarak dekat dalam kondisi aktivitas masyarakat yang ramai," kata Ketua Umum PDIB James Allan Rarung saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Menjauhi kerumunan, menurut dia, merupakan bagian penting dari penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di tengah masyarakat.

Selain itu, katanya, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir juga harus konsisten diterapkan untuk meningkatkan perlindungan diri dari serangan virus corona penyebab COVID-19.

Belakangan terjadi peningkatan kasus COVID-19. Pada 27 Januari 2022, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 8.077 orang, sementara pada 26 Januari 2022 kasus COVID-19 bertambah 7.010 orang, dan pada 25 Januari 2022 kasus COVID-19 bertambah 4.878 orang.

Dalam menangani masalah peningkatan kasus COVID-19 tersebut, James menuturkan, selain terus menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin yang tinggi, juga perlu melakukan vaksinasi kedua dan bahkan sampai ketiga (penguat).

Sementara jika terdapat gejala yang mulai memberat, katanya, maka warga dapat segera memeriksakan diri kepada dokter atau di fasilitas kesehatan terdekat. Masyarakat perlu diimbau terus menjaga kebugaran tubuh dan daya tahan fisik dalam melawan serangan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Selain itu, kata James, pemerintah juga harus terus memperketat pengawasan dan karantina dari para pelaku perjalanan luar negeri, karena telah ditemukan beberapa dari pelaku perjalanan luar negeri terinfeksi varian omicron.

"Jangan sampai ada oknum-oknum yang 'lolos' dan kemudian belum benar-benar terbebas dari infeksi, kemudian sudah berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat," ujarnya.

Masyarakat, katanya, juga diharapkan ikut serta secara aktif memberikan sosialisasi dan informasi yang benar tentang COVID-19.

James berharap pemerintah dapat tetap tegas dalam melakukan semua aturan tentang penanganan COVID-19.

"Karena yang paling penting adalah bagaimana penerapan di lapangan, termasuk pengawasan dan evaluasi terus-menerus," katanya.

Dengan demikian, menurut dia, Indonesia diharapkan akan lebih cepat masuk dalam situasi pascapandemi atau kondisi endemi, sehingga bisa terus bergerak maju demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel