PDIP Bekali Kader Strategi Door to Door Menangkan Pilkada Depok

Agus Rahmat
·Bacaan 2 menit

VIVAPilkada Serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember. Para kandidat hingga partai pengusung sudah mulai menyiapkan strategi untuk meraup suara dari masyarakat.

Seperti di Kota Depok. PDI Perjuangan yang bersama Gerindra mengusung duet Pradi-Afifah, mulai menyiapkan strategi jitu melalui door to door. Tidak tanggung-tanggung, ada 5.228 pengurus yang dibekali agar sukses meraup suara dengan strategi tersebut.

Pembekalan diberikan kepada pengurus partai di 4 kecamatan yaitu Sukmajaya, Cinere, Sawangan dan Cilodong.

Baca juga: KPU Depok: Sebanyak 16.060 Bilik Suara Sudah Siap

Ketua DPP PDI Perjuangan, Sukur Nababan, memberi pembekalan strategi door to door tersebut. Ia mengatakan, strategi ini merupakan perintah langsung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, bahwa seluruh tingkatan struktural partai dari fraksi, DPC, PAC, ranting dan anak ranting untuk memenangkan pasangan Pradi-Afifah.

PDI Perjuangan tidak mau kalah pada Pilkada Serentak 2020 Kota Depok. Sehingga Sukur yang menjadi anggota DPR daerah pemilihan Kota Bekasi dan Depok, diharuskan turun langsung untuk memenangkan Pradi-Afifah.

Pembekalan tersebut juga dihadiri oleh pengurus DPC Kota Depok, anggota Fraksi DPRD Kota Depok, anggota Fraksi DPRD Kota Bekasi dan anggota Fraksi DPRD Kabupaten Bogor.

"Calon yang diusung PDI Perjuangan harus menang di TPS kalian bertugas, maka dengan demikian kemenangan di Kota Depok akan menjadi milik kita. Untuk itu kami minta semua mesin partai di berbagai tingkatan solid," kata Sukur dalam keterangannya, Jumat, 13 November 2020.

Menurut dia, kemenangan bisa diraih jika ujung tombak perjuangan berjalan dengan baik dan solid.

"Ujung tombak pergerakan ada di pengurus ranting dan anak ranting. Kami keliling untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan partai," kata Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDIP itu.

Jika mesin partai bergerak, Sukur optimis pasangan yang diusung partainya tersebut bisa menang. Sebab ada 908 anak ranting PDIP dengan total personel sebanyak 5.228 orang.

"Kami pastikan semua tingkatan struktural ini solid memenangkan Pradi-Afifah," katanya.

Strategi door to door adalah mengajak pemilih untuk datang ke TPS. Tentu kata dia, dengan memilih pasangan yang diusung oleh PDIP tersebut. Maka pembekalan diberikan untuk dapat memahami bagaimana peran mereka dalam meraup suara.

"Pertemuan ini sekaligus juga untuk menerima masukan dari struktural kami yang berjuang di garda terdepan. Kami perintahkan melaporkan jika menemukan atau mendeteksi ada pergerakan money politik dari lawan politik. Atau ada pemilih-pemilih gelap," jelasnya.

Acara ini akan berlangsung selama 3 hari (13, 14 dan 15 November 2020) di Kota Depok, Sukur Nababan didampingi oleh seluruh pengurus DPC Kota Depok, anggota Fraksi DPRD Kota Depok, hadir juga dalam acara pertemuan internal ini Ketua BP Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Mochtar Mohamad. (ase)