PDIP dorong kader BMI gembleng diri untuk bawa kemajuan Indonesia

PDI Perjuangan (PDIP) mendorong para kader Banteng Muda Indonesia (BMI) di Tanah Air untuk terus menggembleng diri guna membawa kemajuan bagi Indonesia di masa depan.

"Tiada hari tanpa menggembleng diri. Tiada hari tanpa menata diri sendiri untuk membawa kemajuan," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto usai melantik dewan pengurus BMI Provinsi Sulawesi Utara melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: PDIP gelar pendidikan kader perempuan

Dalam arahannya, Hasto mengatakan cara kemajuan yang diusung oleh PDIP bukan orang-perorangan apalagi sampai harus meninggalkan yang lain. Bagi PDIP, termasuk BMI ialah maju bersama.

"Itu jati diri kita," kata Hasto.

Ia berharap ke depannya para kader BMI bisa menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pemimpin masa depan. Dengan digembleng, maka ilmu pengetahuan dan pengalaman akan terus meningkat.

"Bahkan, nabi sekalipun digembleng atau menggembleng dirinya dengan ilmu serta pengalaman," jelasnya.

Menurutnya, para kader harus terus menempa diri misalnya menguasai bahasa asing, menguasai keterampilan berpidato, memimpin organisasi, rapat dan lain sebagainya.

Sementara itu, Ketua DPP BMI yang juga Ketua DPD BMI Provinsi Sulawesi Utara, Rio Dondokambey mengatakan pelantikan pengurus BMI menandai selesainya konsolidasi pengurus organisasi di seluruh provinsi itu dengan terkumpulnya 350 orang pengurus DPC.

"Target jangka pendek dua tahun ke depan ada pemilu dan pilkada. Namanya kita badan sayap partai, kita menangkan partai kita," ujar dia.

Sementara, untuk target jangka panjang ialah sebagai organisasi masyarakat kepemudaan termasuk tugas utama menjadi alat dan media dalam menyosialisasikan ideologi bangsa.

Baca juga: Megawati: Perempuan PDIP harus percaya diri dan berani bicara
Baca juga: Hasto: PDI Perjuangan tak mau sibuk manuver capres demi elektabilitas

Baca juga: Andreas usulkan disertasi Hasto Kristiyanto dibukukan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel