PDIP Minta Maaf Parade Budaya saat Daftar Peserta Pemilu ke KPU Bikin Macet

Merdeka.com - Merdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024 ke Kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU. Kehadiran PDIP diiringi parade kebudayaan.

Pawai itu berupa long march dari Kantor Pusat PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Sejak pukul 06.30 WIB, para peserta parade kebudayaan sudah bersiap-siap. Isinya terdiri dari 11 orang pembawa Pataka Burung Garuda-Bendera Merah Putih, didampingi 10 orang satgas pembawa Bendera Partai.

Di barisan berikutnya, ada 20 orang dari jajaran RedMe dan Artis Nusantara. Lalu diikuti dengan 50 orang pemain angklung. Selanjutnya, ada 34 orang yang melakukan Parade Pakaian Budaya 34 Provinsi.

Kemudian 45 orang peserta dari Persatuan Istri Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PIA F-PDIP). Semuanya juga mengikuti Parade Pakaian Budaya. Di bagian belakang sebagai penutup barisan, ada 30 orang jajaran Marching Band.

Jajaran DPP PDIP dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto mengikuti long march kebudayaan itu Hasto memimpin 26 orang jajaran petinggi DPP PDIP. Mereka berada di baris berikutnya.

"PDI Perjuangan akan daftar yang pertama," kata Hasto, Senin (1/8)

Dia menyadari, parade ini akan mengganggu kondusifitas lalu lintas yang padat saat jam berangkat kerja. Dia pun minta maaf dan harap publik memaklumi seremoni ini dalam menyambut pesta demokrasi.

"Sebelumnya kami mohon maaf bahwa ini hari Senin dan situasi transportasi yang sangat padat mungkin mengganggu menciptakan kemacetan di jalan raya," kata Hasto.

"Tetapi apa yang dilakukan oleh PDI Perjuangan sebagai komitmen terhadap seluruh tahapan Pemilu, juga menampilkan pada bulan Agustus ini, semangat nasionalisme, patriotisme, bela negara, semangat Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan," tutur Hasto.

Sekitar pukul 07.25 WIB, barisan budaya itu melangkah tegas menuju kantor KPU RI. Di kantor itu, jajaran KPU dan awak media massa sudah menunggu kedatangan PDIP yang merupakan pendaftar pertama.

Selama proses pendaftaran, jajaran Marching Band dan Angklung mengiringi dengan lagu-lagu di luar halaman KPU RI.

Hasto akan memimpin jajaran perwakilan DPP PDIP mekakukan pendaftaran di dalam gedung KPU. Dia akan didampingi Bambang Wuryanto (Ketua DPP Partai Bid. Pemenangan Pemilu); Komarudin Watubun (Ketua DPP Partai Bid. Kehormatan Partai); Djarot Saiful Hidajat (Ketua DPP Partai Bid. Ideologi dan Kaderisasi); Sukur H. Nababan (Ketua DPP Partai Bid. Organisasi); Ahmad Basarah (Ketua DPP Partai Bid. Luar Negeri); Sri Rahayu (Ketua DPP Partai Bid. Kesehatan, Perempuan & Anak); Utut Adianto (Wakil Sekjen Bid. Internal); Arif Wibowo (Wakil Sekjen Bid. Pemerintahan); dan Sadarestuwati (Sekjen Bid. Kerakyatan).

Dijadwalkan, usai proses pendaftaran di KPU, rombongan long march kebudayaan PDIP akan kembali berjalan ke arah kantor pusat partai di Diponegoro. [tin]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel