PDIP Ngotot BBM Tidak Perlu Naik, Genjot Saja Cukai

  • Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Merdeka.com
    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meneruskan gagasan yang sudah dicetuskan sejak era Menteri Tanri Abeng, yakni meleburkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keduanya adalah bank pelat merah yang telah melantai di bursa saham. …

  • IPW Temukan Kejanggalan Akuisisi BTN oleh Mandiri

    Antara

    Jakarta (Antara) - Indonesia Property Watch menemukan kejanggalan rencana akuisisi atau mengalihkan saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) oleh pemerintah kepada PT Bank Mandiri TBK. "Banyak kejanggalan, pertama, sebelum ada rencana akuisisi ini, `fit and proper test` (uji kelayakan dan kepatutan) ini masih belum matang, tiba-tiba penggantinya ada dan ada surat dari Kementerian BUMN," kata DIrektur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin. ... …

  • Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNnews.com
    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNNEWS.COM - Agus menyerahkan hal tersebut kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan …

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Maruarar Sirait, berpendapat masih ada cara lain untuk menaikkan pendapatan negara tanpa mengurangi subsidi harga BBM, yakni genjot sektor penerimaan pajak dan menaikkan cukai makanan-minuman seperti rokok dan alkohol. "Jika dapat BBM tak perlu naik," ujar dia pada diskusi POLEMIK yang diadakan Radio Sindo Trijaya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu, 15 Juni 2013.

Menurut dia, harus ada imbauan dan rekomendasi teknis dari pemerintah mengenai cukai kedua produk tersebut. "Angka sebelumnya 'kan 3-7,5 persen, bisa dinaikkan menjadi 10-13 persen," kata dia.

Sebelumnya, pada Selasa, 11 Juni 2013 lalu, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pemerintah akan mengupayakan penambahan pajak untuk 2013 sebesar Rp 4,5 Triliun. Selain itu, penambahan untuk bea dan cukai juga akan digenjot lagi menjadi sebesar Rp 1 triliun.

"Pajak akan berupaya dimaksimalkan sektor non-migas yang selama ini masih under-tax," ucap Chatib setelah rapat dengar pendapat dengan Komisi Keuangan di Gedung DPR

Direktur Jenderal Pajak, Fuad Rahmany mengatakan akan menambah penerimaan negara dari sektor yang sedang tumbuh, seperti ritel dan non- treadable lainnya. "Sektor Usaha Kecil dan Menengah, properti, perkebunan non-sawit, dan pertambangan non-batubara akan ditingkatkan," ucap Fuad dalam kesempatan yang sama.

Sedangkan untuk bea dan cukai, pemerintah diusulkan Dewan untuk menambah pemasukannya sebesar Rp 1 triliun pada 2013. Namun darimana dana tersebut akan dihimpun, menjadi hal yang perlu dibahas lagi oleh Direktoral Jenderal Bea dan Cukai.

AMRI MAHBUB | MUHAMMAD MUHYIDIDIN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...