PDIP: Rusia Punya Peran Penting di Awal Kemerdekaan Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan Order of Friendship dari Pemerintah Federasi Rusia lewat keputusan Presiden Vladimir Putin.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pemerintah Rusia, sejak masih bernama Uni Soviet memang mempunyai hubungan dengan Indonesia.

Dia menuturkan, Uni Soviet juga memiliki peran dalam perjuangan di awal kemerdekaan Indonesia. Indonesia saat itu masih sangat muda saat itu karena baru merdeka, dan menghadapi meja perundingan Linggarjati dan Renville.

"Ketika perjanjian Linggarjati dan Renville merugikan Indonesia, Uni Soviet melakukan tekanan di dunia internasional," kata Hasto dalam keterangannya, Rabu (6/2/2021).

Menurut dia, kedua perjanjian tersebut merugikan Indonesia. Dan pada titik itu, Uni Soviet hadir dan berperan membantu Indonesia.

"(Uni Soviet) membela Indonesia atas ketidakadilan yang terjadi," ungkap Hasto.

Pemerintah Federasi Rusia menganugerahkan bintang Order of Friendship kepada Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Dekrit untuk pemberian penghargaan itu dikeluarkan oleh Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin.

Isi Penghargaan Rusia untuk Megawati

Penghargaan dari Pemerintah Federasi Rusia tersebut dikeluarkan lewat sebuah dekrit yang ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin. Dan kemudian dibacakan oleh Dubes Rusia untuk RI, Lyudmila Vorobieva saat menyerahkan penghargaan di Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Lyudmila membacakan isi dekrit itu sesuai teks aslinya berbahasa Rusia. Isi terjemahannya ke bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

"DEKRIT

PRESIDEN FEDERASI RUSIA

Tentang Penghargaan Negara Federasi Rusia

Atas jasa-jasa besar dalam mempererat persahabatan, kerjasama dan saling pengertian antara rakyat Rusia dan Indonesia diberikan penghargaan

BINTANG PERSAHABATAN

SUKARNOPUTRI

Diah Permata Megawati Setiawati

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,

Warga Negara Republik Indonesia

Presiden Federasi Rusia

Vladimir Putin

Moskow, Kremlin

10 Februari 2020

No. 102."

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: