PDIP Sebut Habib Rizieq Wajib Ungkap Kesehatannya Demi Jemaah

Siti Ruqoyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Polemik soal kesehatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menjadi sorotan anggota DPR salah satunya dari Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo dari Fraksi PDIP. Dia mengeluhkan tidak transparannya kondisi kesehatan padahal dalam masa pandemi COVID-19 atau virus corona. Sebelumnya, Habib Rizieq dirawat di RS Ummi Bogor, Jawa Barat, hingga akhirnya tinggalkan rumah sakit tersebut akhir pekan lalu.

"Saya menyayangkan soal ketidaksetujuan hasil swab test dipublikasikan kepada siapapun, Memang ini hak pasien dan dokter untuk merahasiakan, namun ini adalah masa pandemi. Demi keselamatan pasien dan orang-orang di sekitar yang pernah berinteraksi, perlu dilindungi keselamatan untuk berhati-hati dan waspada," ujar Rahmad di Jakarta, Senin 30 November 2020.

Rahmad menjelaskan, pentingnya tes swab karena banyak orang terpapar Covid-19. Sehingga Satgas Penanganan Covid-19 berhak mengetahui.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor melaporkan Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Ummi, Andi Tatat dan beberapa pegawai ke Mapolresta Bogor Kota.

Rumah Sakit Ummi dinilai tidak kooperatif dan transparan dalam memberikan keterangan tentang pelaksanaan swab test kepada Habib Rizieq.

Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Covid-19 Kota Bogor, Agustian Syach, mengatakan pihak rumah sakit tidak dapat memberikan keterangan secara utuh kapan, di mana, dan siapa yang melakukan swab test terhadap Rizieq Shihab.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam, Aziz Yanuar, memastikan Rizieq Shihab dalam kondisi sehat. Namun Aziz tidak mau menyampaikan hasil swab test terhadap Rizieq negatif atau positif Covid-19.

"Itu kan hak dari pasien untuk hasil medisnya mau dirahasiakan, yang jelas kondisi beliau baik dan sehat," kata Aziz.

Menurut Rahmad, wajar saja publik mendesak hasil swab test terhadap Rizieq dibuka karena ia beberapa kali menghadiri acara sejak kembali dari Arab Saudi. Penyambutan Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta sepulangnya dari Arab Saudi pada 10 November lalu dihadiri ribuan orang. Lalu, Rizieq hadir di acara Maulid Nabi Muhammad di Tebet, Jakarta Selatan dan Megamendung, Bogor pada 13 November.

Acara pernikahan putri Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, 14 November lalu juga dipenuhi massa. Kalau Rizieq ternyata positif Covid-19, tentu Satgas perlu menelusuri orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya.