PDSI Nilai RI Belum Masuk Endemi karena Kasus Covid-19 Kembali Naik

Merdeka.com - Merdeka.com - Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) menilai Indonesia belum memasuki fase endemi Covid-19. Pendapat PDSI berbeda dengan Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang meyakini Indonesia sudah masuk endemi.

"Memang baru mau masuk fase endemi tapi belum stabil," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDSI Erfen Gustiawan Suwangto kepada merdeka.com, Rabu (8/6).

Erfen menyebut dalam beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat. Angka penularan Covid-19 juga naik dari sebelumnya 0,3 menjadi 0,7.

"Kalau stabil harusnya dia enggak naik lagi," ucapnya.

Dia menegaskan virus Covid-19 masih bersirkulasi di Indonesia. Karena itu, kunci pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan harus terus dilakukan. Selain itu, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) harus tetap diterapkan.

Erfen menyinggung situasi Covid-19 di Australia. Saat ini, kasus Corona di negara itu bertambah belasan ribu dalam sehari.

Erfen menekankan, masyarakat Indonesia tidak boleh memberikan peluang penyebaran Covid-19. Jika virus dibiarkan bersirkulasi, tak tertutup kemungkinan muncul varian baru Covid-19.

"Kita enggak tahu apa dia (varian baru Covid-19) menggganas atau melemah. Proses evolusi itu acak," ujarnya.

Ketua Satgas PB IDI Prof Zubairi Djoerban meyakini Indonesia sudah masuk fase endemi. Hal itu terlihat dari sejumlah indikator yang menunjukkan grafik membaik.

"Apakah Indonesia sudah masuk tahap endemi? Saya akan jawab iya. Kenapa? karena positivity rate-nya stabil di bawah 3 persen. Keterisian tempat tidur rumah sakit dan angka kematian juga rendah sekali," kata Zubairi Djoerban yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (8/6).

Dalam beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 nasional memang meningkat. Bahkan, kasus aktif Covid-19 konsisten meningkat sejak 3 Juni 2022.

Data kemarin, kasus Covid-19 nasiona bertambah 518 sehingga total jadi 6.057.660. Sedangkan kasus aktif naik 166, total kumulatif 3.664. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel