Pebasket asing mulai jalani tes kesehatan jelang tampil di IBL 2023

Penyelenggara Liga Bola Basket Indonesia (IBL) mulai melakukan serangkaian agenda sebelum kompetisi musim 2023 dimulai, salah satunya tes kesehatan untuk pebasket asing yang sudah tiba di Indonesia.

Sejauh ini sebanyak enam pemain asing sudah menjalani tes kesehatan di rumah sakit mitra IBL, Royal Sport Medicine Jakarta, Jumat.

"Enam pemain dengan diantar oleh manajer masing-masing klub sudah melakukan tes kesehatan. Mereka menyambut baik tes kesehatan yang dilakukan secara umum dan ortopedik,” kata dokter Panudju dari Royal Sport Medicine Hospital seperti dilansir laman resmi IBL, Jumat.

Enam pemain tersebut adalah Emmanuel Malou (Amarta Hangtuah), Khapri Alston (Elang Pacific Caesar), Morakinyo Michael Williams (Elang Pacific Caesar), Dominique Leondras Sutton (Pelita Jaya Bakrie), Michael Dennis Laster (Pelita Jaya Bakrie) dan Akeem W. Scott (RANS PIK Basketball).

"Para pemain asing tersebut sangat welcome dengan tes ini. Mereka sadar akan pentingnya tes umum dan ortopedik yang dilakukan. Kami sedang menunggu hasil tes tersebut," ujar Panudju menambahkan.

Setiap pemain asing memang harus menjalani tes-tes yang diperlukan sebelum mereka berlaga membela klub masing-masing pada kompetisi IBL 2023.

Setelah IBL Draft Day 2022, Oktober lalu, tercatat 30 pemain asing terpilih untuk membela 15 klub IBL pada musim 2023.

Amerika Serikat menjadi penyumbang pemain asing terbanyak dengan jumlah 25 orang. Sedangkan lima pemain lainnya berasal dari negara berbeda.

Dua pemain berasal dari Australia, sementara Brazil, Prancis dan Republik Dominika masing-masing akan memiliki satu pemain dalam kompetisi IBL.

Tujuh pemain yang musim lalu bermain di IBL 2022 juga bakal kembali tampil. Mereka adalah Randy Bell (Bumi Borneo Basketball), Akeem Scott (RANS PIK Basketball), Shahvar Newkir (NSH Mountain Gold Timika), Elijah Johad Foster (Satria Muda Pertamina).

Sementara Dior Lowhorn yang sebelumnya bermain untuk Pelita Jaya diminati oleh Bali United Basketball. Lalu Tyrone Criswell yang musim lalu membela Pacific Caesar dipilih oleh Tangerang Hawks.

Ada juga Christopher Ware yang pernah membela Garuda Bandung kini diambil Evos Thunder.

Batasan tinggi badan pemain juga menjadi alasan IBL 2023 akan lebih menantang. Kali ini klub boleh memilih satu pemain dengan tinggi tak terbatas atau di atas 2 meter, sementara satu pemain asing lainnya maksimal bertinggi 2 meter.

Baca juga: Dewa United umumkan dua pebasket asing untuk IBL musim 2023
Baca juga: West Bandits Solo datangkan pelatih Lithuania untuk IBL 2023
Baca juga: Bima Perkasa Jogja punya presiden dan pelatih baru hadapi IBL 2023