Pebasket Dewa United bercerita momen Ramadan bersama keluarga

·Bacaan 3 menit

Dua pebasket Dewa United Surabaya, Ferdian Dwi Purwoko dan Yurifan Hosen, menceritakan momen yang selalu mereka rindukan saat menjalani ibadah puasa bersama keluarga.

Momen yang terbilang sepele, namun memiliki makna dan kesan mendalam, misalnya hidangan wajib saat berada di rumah.

"Momen puasa yang paling diingat mungkin ketika mencari takjil bareng keluarga pas mau buka puasa, membantu bikin makanan, terus momen lain seperti kumpul bareng pas buka puasa dan salah Tarawih," kata Ferdian dalam keterangan resmi Dewa United, Selasa.

Ferdian dan Yurifan serta pemain Dewa United lainnya dapat berkumpul dengan keluarga masing-masing karena pihak manajemen memang meliburkan seluruh skuadnya.

Hal itu demi memberikan kesempatan para pemain dan staf pelatih menjalankan ibadah puasa bersama keluarga. Maklum, tuntutan menjadi pebasket profesional menjadikan para pemain dan staf harus rela berjauhan dengan keluarga.

Sehingga saat jeda kompetisi IBL 2022 yang akan berlanjut Agustus nanti, para pemain diberikan kesempatan pulang ke rumah masing-masing.

"Kalau saya yang paling diingat bareng keluarga di bulan puasa jujur tidak ada momen spesial, karena hampir setiap Ramadan saya tidak di rumah. Jadi pas kumpul bareng keluarga itu bakalan jadi momen paling spesial dan paling diingat, soalnya jarang banget bisa puasa di rumah bareng keluarga," ujar Hosen.

Tak hanya soal momen, kedua pemain ini pun bercerita soal makanan wajib pada bulan puasa yang selalu mereka rindukan. Terlebih Hosen yang memiliki makanan wajib saat puasa di daerahnya tinggal.

"Makanan wajib di rumah kalo lagi puasa itu tempe mendoan. Soalnya di daerah Gombong (Jawa Tengah) dan sekitarnya mendoan itu sudah jadi ciri khas, jadi wajib ada kalo lagi bulan puasa," kata Hosen.

Berbeda dengan Hosen, Ferdian yang merupakan rookie Dewa United Surabaya ini mengakui tidak ada makanan yang jadi hidangan wajib saat puasa. Dia mengakui jika perbedaannya adalah saat puasa lebih banyak hidangan manis untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

"Lebih ke makanan yang manis-manis kali ya kayak kurma, pudding, sama es campur atau es kelapa muda gitu sih palingan yang jadi hidangan di momen puasa," kata Ferdian.

Saat ditanya soal harapannya di bulan puasa tahun ini, keduanya pun kompak menjawab supaya bisa meningkatkan ibadah. Terlebih menjalani ibadah puasa bersama keluarga terbilang menjadi momen langka bagi Ferdian dan Hosen sebagai pebasket profesional.

"Harapan di Ramadan ini tidak yang muluk-muluk, semoga bisa beribadah dengan baik selama Ramadan ini dan dan bisa menjadi personal yang lebih baik lagi dari segala sisi," kata Hosen.

"Saya juga berharap di Ramadan tahun ini bisa menjalankan sebulan penuh ibadah puasa tanpa ada hambatan, dan selalu diberi kesehatan serta keselamatan," ujar Hosen menambahkan.

Rencananya, seluruh skuad Dewa United Surabaya akan kembali berkumpul usai hari raya Idul fitri. Para pemain diproyeksikan oleh melakukan persiapan intens untuk menghadapi babak playoff IBL 2022.


Baca juga: Ingin latihan basket saat Ramadhan, ini tips ala Pak We
Baca juga: Hasil IBL 2022: Dewa United setop lima kemenangan beruntun RANS
Baca juga: Dewa United Surabaya lepas dua pemain asing sekaligus
Baca juga: Dewa United gunakan metode latihan berbeda jelang lanjutan IBL 2022
Baca juga: Dewa United dukung keputusan IBL 2022 tunda laga seri Bandung

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel