Pebisnis Online Ini Jadi Sorotan karena Mobil Mewahnya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pria bernama Tran Tieu Nam menjadi perhatian komunitas bisnis online lantaran koleksi mobil mewahnya. Tak tanggung-tanggung, pebisnis muda itu memiliki sekitar 20 mobil super mewah.

Melansir Zing, pria yang kerap disapa Lan itu telah dikenal sebagai pemain supercar di Provinsi Fujian, China.

Dari koleksi mobil super mewahnya, yang paling menonjol adalah jajaran hypercar langka, yakni 2 Koenigsegg Agera R, Ferrari LaFerrari, dan McLaren P1.

Dilaporkan juga, lelaki berusia 26 tahun ini memiliki 2 Koenigsegg lagi. Namun sayangnya tidak diketahui model yang dimiliknya.

Sekadar informasi, Koenigsegg Agera R ditopang dengan mesin V8 5.0 liter twin-turbo. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 1.124 hp pada 7.100 rpm dan torsi 1.200 Nm pada 4.100 rpm.

Untuk akselerasinya, hypercar ini hanya membutuhkan waktu 2,8 detik agar bisa melesat dari 0-100 km/jam. Sedangkan kecepatan tertinggi mencapai 440 km/jam.

Mobil Mahal Lain

Sementara itu, LaFerrari memiliki harga $3,5 juta atau Rp50 miliar. Sedangkan McLaren P1 memiliki harga $2 juta atau Rp28 miliar (Kurs $1=Rp14.317).

Selain hypercar langka tadi, Lan juga masih memiliki supercar lainnya, yakni Lamborghini Aventador SV, SVJ, Ferrari 488 GTB, Rolls-Royce Ghost, Aston Martin, Bentley, Maybach, dan Maserati.

Tidak seperti kebanyakan pemain mobil muda di China yang berasal dari keluarga kaya, Lan dan istrinya merupakan orang biasa-biasa saja. Keduanya bisa kaya raya karena sukses bisnis online.

Pasangan muda ini diketahui memiliki aset hingga $150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun (Kurs $1=Rp14.317).

Sumber: Otosia.com

Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran

Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Awas Lonjakan Covid-19 Libur Lebaran (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel