Pebisnis Perlu Tahu, Begini 7 Cara Bangun Bisnis Kecil Jadi Besar

Liputan6.com, Jakarta Saat melihat seseorang yang sukses berbisnis, Anda mungkin mengira kalau kesuksesan itu karena faktor modal yang mencukupi atau faktor keberuntungan. Padahal, sukses berbisnis itu berasal dari kerja keras dan kesungguhan yang terbayarkan setelah melewati ups and downs yang begitu banyak.

Dalam menjalankan bisnis, coba jangan pikirkan tentang suksesnya terlebih dahulu. Lebih baik pikirkan cara untuk mengembangkan bisnis yang tadinya kecil, kemudian menjadi besar. Dalam hal ini, secara tidak langsung bisnis sudah berada dalam proses untuk sukses.

Lantas, upaya seperti apa saja yang bisa dilakukan untuk membangun bisnis dari skala kecil ke besar? berikut beberapa tips membangun bisnis yang perlu diketahui oleh pebisnis seperti dikutip dari Cermati.com, Selasa (8/6/2020).

1. Pelajari Aspek Berbisnis

Dalam menjalankan bisnis, sebaiknya jauhkan kebiasaan ingin sukses secara instan. Sebab kesuksesan berbisnis membutuhkan proses dan pengorbanan yang tidak sedikit.

Daripada waktu habis untuk mengkhayalkan sesuatu yang sia-sia, lebih baik manfaatkan waktu untuk mempelajari seluruh aspek dalam berbisnis. Sebut saja membuat perencanaan, pengelolaan, dan mempertimbangkan risiko secara matang demi kemajuan bisnis.

Aspek berbisnis dapat dipelajari lewat aktivitas sehari-hari. Atau bisa juga dengan mengikuti pelatihan untuk menambah ilmu tentang bisnis, sehingga bisnis tidak stuck disitu-situ saja. Melainkan dapat berkembang menjadi besar seiring berjalannya waktu.

2. Tambahkan Modal Usaha

Modal tidak hanya penting saat memulai bisnis untuk pertama kali, tapi juga dalam memperbesar skala bisnis. Modal yang cukup memudahkan Anda untuk menambah jumlah bahan baku, produksi, karyawan, dan menggencarkan promosi di kala penjualan mengalami pasang surut.

Alhasil, upaya mengembangkan bisnis tidak terhambat karena kekurangan modal.Gunakan keuntungan yang diperoleh dalam berbisnis untuk menambah modal.

Sisihkan keuntungan sedikit demi sedikit, lalu pakai saat Anda membutuhkannya. Dengan cara ini, maka potensi terpakainya uang pribadi untuk menambah modal dapat diminimalisir.

3. Pertahankan Kualitas Produk

Ilustrasi Startup, Perusahaan Teknologi, Cloud, Komputasi Awan. Kredit: Freepik

Produk yang berkualitas akan selalu dicari oleh konsumen. Sebagai pelaku bisnis, Anda perlu menjaga kualitas produk agar tidak mengalami penurunan dari waktu ke waktu.

Dengan stabilnya kualitas produk, maka kualitas bisnis secara otomatis akan ikut terjaga. Sehingga bisnis Anda tetap menjadi andalan para konsumen.

Walaupun menjaga kualitas produk akan menambah biaya produksi, tapi Anda bisa akali dengan menaikkan harga jual per produk. Anda tidak perlu takut karena kenaikan harga ini tidak akan mengurangi daya beli konsumen. Selagi kenaikan harganya masih masuk akal, produk Anda akan tetap dicari.

4. Kerjasama Partner

Saat memutuskan untuk berbisnis, maka Anda harus siap dengan segala konsekuensi yang ada. Salah satunya adalah risiko untuk merugi, terutama saat mengembangkan bisnis kecil menjadi besar.

Tapi tenang, risiko ini dapat diminimalisir kalau Anda mau membangun kerjasama partner, yaitu dengan pebisnis yang bergerak pada bidang usaha yang sama.

Bersama partner, Anda bisa merancang strategi bisnis yang baru, memaksimalkan target, memperbaiki produksi, dan memperluas wilayah pemasaran. Kehadiran partner sekaligus memberi rasa lega ketika bisnis berada diambang-ambang kebangkrutan, karena kerugian tidak hanya ditanggung seorang diri, melainkan secara bersama-sama.

5. Pasang Harga yang Wajar

Memang, Anda ingin bisnis kecil berkembang secara pesat, tapi bukan dengan cara memasang harga yang terlalu tinggi agar keuntungan bisa naik dua kali lipat. Justru kalau harga terlalu tinggi, konsumen lari ke penjual lain. Akibatnya, jumlah penjualan Anda mengalami penurunan yang cukup siginifikan.

Alih-alih ingin mendapat untung besar, bisnis malah menelan kerugian.Sebaiknya pasang harga yang wajar, dalam arti harganya dapat bersaing dengan penjual atau pebisnis yang lain.

Keuntungannya memang tidak seberapa, tapi kalau dikumpulkan secara perlahan, maka jumlahnya bisa bertambah banyak dan bisa langsung digunakan untuk memperbesar skala bisnis.

 

6. Bangun Engagement

Hubungan baik antara penjual dan pembeli bisa menjadi kunci yang dapat mengantarkan bisnis menuju sukses. Sesekali, ajak konsumen untuk campur tangan dalam perjalanan bisnis. Misalnya, meminta pendapat tentang produk apa yang diinginkan konsumen untuk segera dirilis.

Bisa juga dengan memberi Q&A tentang produk favorit maupun mengadakan giveaway. Engagement yang bagus secara tidak langsung akan membuat konsumen betah karena merasa pendapat atau masukannya didengarkan. Dengan demikian, konsumen selalu setia pada produk-produk yang Anda jual.

7. Promosikan Bisnis

Untuk mempercepat laju perkembangan bisnis, menambah konsumen, dan memperluas wilayah pemasaran, coba promosikan bisnis Anda ke berbagai media. Salah satu yang patut dicoba adalah media sosial. Selain praktis, promosi tidak dipungut biaya apapun sehingga Anda bisa menekan budget untuk bisnis.

Dengan promosi, kesempatan untuk bersaing dengan pebisnis lain akan semakin terbuka lebar. Sehingga perjalanan bisnis Anda tidak terkungkung, melainkan senantiasa berkembang dengan skala yang lebih besar.

Terus Belajar Tingkatkan Strategi Bisnis

Berbisnis bukan hanya tentang meraih kesuksesan instan saja. Anda perlu berusaha dari nol. Meski tidak mudah, tak ada salahnya untuk terus mempelajari bisnis lewat online ataupun berdiskusi dengan para pebisnis yang telah sukses lebih dulu. Dengan ilmu bisnis yang didapat, Anda bisa meningkatkan strategi pada bisnis.