Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing, Indonesia Kirim Sinyal Bahaya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Dua atlet panjat tebing Indonesia berhasil membuktikan diri jadi yang terbaik di level internasional. Bahkan dalam sehari, dua kali rekor dunia mereka pecahkan.

Rekor dunia dipecahkan pertama kali oleh Kiromal Katibin dalam kualifikasi Piala Dunia Panjat Tebing 2021 di Amerika Serikat. Catatan waktunya 5,25 detik.

Hasil ini membuatnya memutus rekor milik atlet Iran, Reza Alipour dengan catatan waktu 5,48 detik. Rekor yang dia torehkan pada 2017 silam.

Selang empat jam kemudian, rekor milik Kiro dipecahkan lagi oleh rekan se-negara, yakni Veddriq Leonardo. Dia berhasil mencatatkan waktu 5,20 detik.

Pelatih tim panjat tebing Indonesia, Hendra Basir mengatakan target utama tampil di Piala Dunia Panjat Tebing 2021 ini memanguntuk memecahkan rekor. Dengan begini, mereka sekaligus memberikan sinyal bahaya kepada negara lain yang siap tampil di Olimpiade 2024 Paris.

"Target kita ke sini adalah memecahkan rekor tersebut. Fokus utamanya adalah Olimpiade Paris 2024, tapi persaiangannya kan dimulai dari sekarang," kata Hendra saat berbincang dengan Kontributor tvOne untuk Amerika Serikat.

"Jadi kita kirim pesan kepada pesaing kita, bahwa Indonesia siap bersaing di Paris khusus kategori speed," imbuhnya.

Hasil ini membuat Hendra lega. Karena tujuan utamanya sejak dari Indonesia dan menjalani pelatnas memang memecahkan rekor. Bisa dibilang misi tim berakhir sukses.

"Alhamdulillah rekor Iran itu pecah di babak kualifikasi oleh Kiro dengan catatan waktu 5,25 detik," tutur Hendra.

"Nah jeda dari kualifikasi sampai putaran final itu 3 sampai 4 jam. Di big final rekor dunia yang dipecahkan Kiro dipecahkan lagi oleh Vedrriq Leonardo dengan catatan waktu 5,20 detik. Itu yang membuat misi kita komplet," tambahnya.

Laporan Yanri Subekti