Pecco Bagnaia Diminta Tak Khawatirkan Potensi Perang Internal di Ducati pada MotoGP 2023

Bola.com, Jakarta - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, diminta untuk tak mengkhawatirkan potensi perang internal dengan tandem baru di MotoGP 2023. Hal tersebut diutarakan crew chief Enea Bastianini di Gresini Racing, Alberto Giribuola.

Pada awal pekan ini, Bagnaia mendambakan tandem anyar yang bisa diajak bekerja sama dengan baik seperti Jack Miller. Pembalap asal Australia itu dipastikan cabut dari Ducati, dan membela KTM pada musim depan.

Menurut Pecco Bagnaia yang terpilih di antara Bastianini atau Jorge Martin yang bakal menjadi tandemnya di Ducati harus beradaptasi dengan cara kerjanya di tim pabrikan.

"Saya harap siapa pun yang bergabung dengan tim kami tahun depan langsung paham soal ini, dan tak memicu perang internal yang tak akan menghasilkan apa-apa," katanya.

"Kami hanya akan bertarung di balapan pada Minggu. Bekerja sama dan terus mencari kemajuan bersama adalah kunci, seperti yang kami lakukan di Ducati sekarang," ujar Pecco Bagnaia.

 

Tak Berniat Mengganggu

Pembalap Italia yang memperkuat Tim Gresini Ducati, Enea Bastianini berhasil menjuarai MotoGP Prancis 2022 yang digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (15/5/2022) malam WIB. Kemenangan tersebut merupakan gelar ketiga pembalap berusia 24 tahun ini di MotoGP musim ini. (AP/Jeremias Gonzalez)
Pembalap Italia yang memperkuat Tim Gresini Ducati, Enea Bastianini berhasil menjuarai MotoGP Prancis 2022 yang digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (15/5/2022) malam WIB. Kemenangan tersebut merupakan gelar ketiga pembalap berusia 24 tahun ini di MotoGP musim ini. (AP/Jeremias Gonzalez)

Giribuola menegaskan Enea Bastianini tidak bertekad datang ke tim pabrikan untuk mengganggu Bagnaia. Eks crew chief Andrea Dovizioso tersebut menyatakan, ridernya hanya akan fokus meraih hasil baik dan menargetkan gelar dunia.

Menurutnya, jika rider lain merasa terganggu, maka itu bukan urusan Bastianini.

"Target kami bukan bikin jengkel orang lain. Target kami merebut gelar. Semua selalu tergantung pada apa yang dipikirkan rider lain soal Enea," kata Giribuola.

"Ketika Andrea melihat Jorge Lorenzo bergabung di garasi kami, awalnya kami berpikir, 'Ya Tuhan, dia juara dunia dan dia ada di garasi kita'. Tetapi kami tetap fokus pada pekerjaan," kisahnya.

 

Bukan Masalah

Dovizioso dan Lorenzo diketahui bertandem di Ducati Team pada 2017 dan 2018. Keduanya kerap cekcok dan perang verbal.

Lorenzo juga diketahui tak menaati team order saat Dovizioso bersaing dengan Marc Marquez dalam perburuan gelar juara di MotoGP Valencia 2017.

Hal semacam itu tak dialami Bagnaia, yang tahun lalu justru dapat bantuan dari Miller. Meski begitu, Giribuola yakin, punya tandem tangguh bukan masalah.

"Kala itu, saya bilang pada Andrea, 'Kita punya semua yang kita butuhkan demi melaju secepat Jorge atau lebih cepat, jadi ini bukan masalah'."

"Pada akhirnya, kami lebih cepat. Jadi, tekanan adalah hal yang Anda letakkan sendiri dalam pikiran Anda," tuturnya.

 

Berikan yang Terbaik

Sebagai catatan, Giribuola menjadi crew chief Dovizioso sejak 2016. Selama bekerja sama, mereka meraih tiga gelar runner up secara beruntun pada 2017, 2018, dan 2019.

Setelah Dovizioso hengkang dari Ducati, Giribuola pun dipasangkan dengan Bastianini, yang musim ini sukses meraih tiga kemenangan.

"Bagi saya dan Enea, jika kami memang bakal pindah ke tim pabrikan, kami akan berusaha sebaik mungkin. Jika itu jadi masalah bagi Pecco, maka Pecco harus bisa mengendalikannya."

"Saya rasa, toh Pecco punya tim yang baik, punya pikiran yang bagus, dan telah meraih banyak hasil baik," pungkas pria asal Italia tersebut.

Klasemen Sementara Pembalap:

  • Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172

  • Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151

  • Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114

  • Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106

  • Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105

  • Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93

  • Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91

  • Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77

  • Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75

  • Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71

  • Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70

  • Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62

  • Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60

  • Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55

  • Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52

  • Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42

  • Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40

  • Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27

  • Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25

  • Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18

  • Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10

  • Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10

  • Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9

  • Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5

  • Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0

  • Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0

  • Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Sumber: MotoGP

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya/Published: 15/07/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel